Gelar Aksi di BPN Jateng, GJL - Gamat Serukan Setop Pungli dan Korupsi
- 03 Okt 2026 00:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Puluhan anggota Gerakan Jalan Lurus (GJL) dan Gerakan Anti Mafia Tanah (Gamat) menggelar aksi damai di halaman Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jateng, Jumat, 2 Oktober 2026. GJL-Gamat mendukung program bersih-bersih korupsi yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto, sekaligus menyerukan agar jajaran Kanwil BPN Jateng segera menyetop pungutan liar dalam pelayanan publik.
Aksi ormas GJL dan Gamat RI yang dipimpin mantan anggota DPR RI, Riyanta ini mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. "Kedatangan kami kesini (Kanwil BPN Jateng-red) untuk mendukung komitmen Presiden RI untuk bersih-bersih korupsi, salah satunya di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ BPN yang perkaranya sedang ditangani KPK," ungkap Riyanta di sela-sela aksinya.
Menurut dia, kasus suap pembukaan blokir HBG Summarecon di Bogor, Jawa Barat telah membuka mata adanya mafia tanah dalam pelayanan di Kementerian ATR/BPN. KPK telah menetapkan delapan orang tersangka, termasuk petinggi Kementerian ATR/BPN, serta menyita uang Rp106,3 miliar dalam kasus ini.

Pihaknya menegaskan, komitmen memberantas korupsi ini tidak hanya bisa digaungkan Presiden, namun juga perlu dukungan dari masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat juga diminta untuk melapor manakala ada kasus pungli yang dilakukan jajaran BPN Jateng.
Riyanta meminta apabila ada temuan pungli di jajaran BPN Jateng, segera laporkan GJL-Gamat yang nantinya akan diteruskan ke Kapolri atau Kapolda Jateng. "Untuk memberantas korupsi, saatnya rakyat bangkit untuk melawan, karena selama ini pasti sadar malah jadi korban penindasan," katanya.
Dia menegaskan, GJL dan Gamat siap menjadi pelopor berani lapor, kalau ada penyimpangan di Kanwil BPN Jateng maupun jajarannya. "Masyarakat juga harus meningkatkan kapasitas dengan melakukan pengawasan kepada penyelenggara negara," ujarnya.
Dalam aksinya, anggota GJL-Gamat juga sempat melakukan ritual doa dengan membawa kemenyan dan sesaji berupa kelopak bunga mawar merah, pisang, jajan pasar, hingga air tujuh sumur. Usai audiensi, pendemo yang mengenakan atribut kaus bertuliskan Gerakan Jalan Lurus ini juga melakukan audiensi dengan Kepala Kanwil BPN Jateng Sri Pranoto SSiT MM.

Sri Pranoto mengapresiasi aksi GJL yang dinilai sebagai cambukan bagi jajaran BPN untuk terus berbenah, dan memberikan pelayanan yang baik. "Terimakasih ada pihak eksternal yang membantu melakukan pengawasan, komitmen kami memperbaiki tiap hari, pelayanan kepada masyarakat atau pertanahan," ujarnya.
Dengan berbagai kebijakan, pihaknya menuturkan, BPN membuat terobosan dengan inovasi seperti layanan elektronik, sehingga tidak ada tatap muka bagi masyarakat. Pemohon layanan pertanahan juga akan langsung akan dibuat lebih cepat.
Terkait adanya sorotan pungli, Sri Pranoto menuturkan, semua kantor pertanahan menjadi sorotan. "Ini jadi koreksi bagi kami kedepannya, imbauan ada dengan pelaksanaan zona integritas," jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....