Dukung Tanggul Laut Teluk Semarang, Pemkot Harapkan Solusi Jangka Panjang
- 02 Okt 2026 21:03 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Kota Semarang mendukung pelaksanaan Konsultasi Publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) Pembangunan Tanggul Laut (Giant Sea Wall) Teluk Semarang Tahap 1 yang digelar di Aula Balai Kota Semarang, Jumat 2 Oktober 2026. Proyek tersebut diharapkan menjadi bagian dari penanganan jangka panjang persoalan rob, penurunan tanah, dan abrasi yang selama bertahun-tahun dihadapi masyarakat pesisir Kota Semarang.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin saat mewakili Wali Kota Agustina dalam kegiatan tersebut. Konsultasi publik dihadiri Tenaga Ahli Utama Pusat, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Tim Penyusun AMDAL dari Institut Pertanian Bogor (IPB), serta camat, lurah, dan tokoh masyarakat pesisir se-Kota Semarang.
Ia melihat penanganan wilayah pesisir perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi yang selama ini dihadapi masyarakat. Penurunan tanah di Kota Semarang disebut mencapai sekitar 10 sentimeter per tahun. Di wilayah barat, seperti Kecamatan Tugu, masyarakat juga menghadapi abrasi yang membuat garis daratan semakin terdesak.
“Bertahun-tahun kita berjibaku tentang bagaimana kita tetap mempertahankan kota ini dengan penurunan 10 cm per tahun, dengan segala cara dan upaya. Warga masyarakat kita, terutama kawan-kawan yang ada di pesisir, sudah hidup dengan bagaimana kemudian beradaptasi dengan lingkungan,” ujarnya.
Adaptasi tersebut terlihat dari kehidupan warga yang terus menyesuaikan rumah dan lingkungan tempat tinggalnya dengan kondisi rob. Sebagian warga bahkan harus berulang kali meninggikan rumah agar tetap dapat dihuni. Kondisi tersebut menjadi gambaran persoalan pesisir yang telah berlangsung dalam waktu panjang.
Karena itu, ia pun meminta camat, lurah, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan yang hadir dalam konsultasi publik menyampaikan kondisi serta masukan dari lapangan secara terbuka. Data tersebut diperlukan agar tim penyusun AMDAL dapat menghasilkan kajian yang komprehensif dan sesuai dengan kondisi masyarakat pesisir.
“Saya minta kepada kawan-kawan sekalian, camat, lurah, dan semua stakeholder yang hadir di konsultasi publik ini, sampaikan saja. Sehingga data-data yang dihimpun oleh tim ini betul-betul dapat menghasilkan sebuah analisis yang komprehensif,” katanya.
Pihaknya berharap pembangunan tanggul laut sebagai bagian dari program pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik dan menjawab kebutuhan masyarakat yang selama puluhan tahun menghadapi persoalan pesisir. Menurutnya, pembangunan tersebut telah lama dinantikan warga Kota Semarang.
“Mudah-mudahan proyek ini dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan dan memang sudah dinantikan oleh warga Kota Semarang sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....