Raih Juara 3 Nasional PPD 2026, Program Penguatan SDM Jadi Sorotan

  • 01 Okt 2026 14:20 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Kota Pekalongan raih prestasi nasional Juara 3 kategori kota dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026
  • Capaian tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Pemkot Pekalongan untuk mempertahankan kualitas pembangunan yang telah dinilai positif oleh pemerintah pusat.

RRI.CO.ID, Pekalongan: Kota Pekalongan meraih Juara 3 kategori kota dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 yang diberikan Kementerian PPN/Bappenas. Capaian tersebut menempatkan Kota Pekalongan dalam tiga besar nasional dalam penilaian pembangunan daerah tahun 2026.

Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam pembangunan Kota Pekalongan. Program yang dijalankan mencakup pengentasan buta huruf, sekolah lansia, penanganan anak putus sekolah, hingga fasilitasi pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Perhatian terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus menjadi salah satu program yang mendapat apresiasi tim penilai Bappenas. Pemerintah Kota Pekalongan menyediakan ruang pembelajaran melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) bagi anak berkebutuhan khusus yang belum tertampung di sekolah luar biasa.

Program tersebut diarahkan untuk memastikan keterbatasan fasilitas maupun kondisi peserta didik tidak menjadi penghalang memperoleh pendidikan. SKB menjadi ruang alternatif agar anak-anak tetap mendapatkan kesempatan belajar sekaligus mengembangkan kemampuan mereka.

Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid (Aaf) mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan daerah itu bukan berarti kita membangun fisik, gedung, dan sebagainya. Yang kita bangun itu adalah penguatan SDM,” ujar Aaf usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Halaman Makodim 0710/Pekalongan, Kamis 1 Oktober 2026,

Menurut Aaf, capaian tersebut menunjukkan posisi Kota Pekalongan di tingkat Jawa Tengah maupun nasional. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus mengembangkan program pembangunan yang telah berjalan.

“Di Jawa Tengah kita nomor satu, di nasional kita nomor tiga. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan program-program ke depan,” kata Aaf.

Penghargaan tersebut diterima langsung Aaf di Gedung Bappenas, Rabu 30 September 2026. Pemerintah Kota Pekalongan selanjutnya menargetkan dapat mempertahankan posisi tiga besar dalam PPD tahun berikutnya, sekaligus membuka peluang untuk mencapai peringkat yang lebih tinggi.

Aaf juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan program pembangunan, termasuk Bunda Literasi Kota Pekalongan yang turut mendorong penguatan literasi dan pengembangan SKB.

“Kami juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk Bunda Literasi Kota Pekalongan, dalam mendorong program penguatan literasi dan pembangunan SKB hingga mendapat apresiasi di tingkat nasional,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....