Dua Bulan Kekeringan, 55 KK Brondong Pekalongan Tempuh 2 Km Cari Air Bersih

  • 01 Okt 2026 14:10 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Kekeringan mulai menyulitkan warga Desa Brondong, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.
  • Warga Brondong Pekalongan Harus Tempuh 2 Km Cari Air Bersi

RRI.CO.ID, Pekalongan: Kekeringan berdampak pada sekitar 55 kepala keluarga di RT 04 RW 02 Desa Brondong, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Selama hampir dua bulan, warga kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber air mulai mengering dan debit mata air terus menurun.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagian warga terpaksa mengambil air dari sumber yang berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman. Perjalanan pulang-pergi menggunakan sepeda motor membutuhkan waktu sekitar 15 menit, sementara air yang diperoleh harus digunakan secara terbatas.

Air yang tersedia diprioritaskan untuk kebutuhan minum dan memasak. Sementara kebutuhan mandi dan mencuci terpaksa dilakukan warga di sungai karena persediaan air bersih tidak mencukupi.

Kondisi tersebut mendorong Kodim 0710/Pekalongan bersama PDAM Tirta Kajen dan BPBD Kabupaten Pekalongan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak. Dalam pendistribusian tersebut, setiap rumah mendapatkan sekitar empat hingga lima galon air bersih.

Ketua RT 04 RW 02 Desa Brondong, Rasmani, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Ia berharap penyaluran tetap dilakukan apabila kondisi sumber air belum kembali normal.

“Kekeringan sudah lama. Kalau air bersih di desa tidak mengalir, diharapkan bantuan air bersih kepada warga terus diberikan,” ujar Rasmani. Kamis1 Oktober 2026

Kesulitan serupa dirasakan Ningsih, warga RT 04 RW 02. Ia mengaku warga telah mengalami krisis air bersih selama kurang lebih dua bulan dan masih mengandalkan sumber mata air yang tersisa, meski debitnya semakin kecil.

“Jauh, kemungkinan sampai 2 kilometer,” kata Ningsih. Ia menjelaskan air yang diperoleh harus dibagi untuk kebutuhan utama. “Satu galon buat minum sama masak. Kebutuhan mandi sama nyuci di sungai,” tuturnya.

Ningsih berharap bantuan air bersih terus disalurkan selama hujan belum turun dan sumber air warga belum kembali mencukupi. “Kalau belum ada hujan, ya tetap harus dibantu,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....