Konsisten Puluhan Kali, Ribuan Pendonor Darah Sukarela Jateng Terima Penghargaan

  • 29 Sep 2026 15:31 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Sebanyak 2.348 pendonor darah sukarela di Jawa Tengah menerima penghargaan atas konsistensi mereka menyumbangkan darah untuk membantu pasien yang membutuhkan. Penghargaan tersebut diberikan kepada 1.742 pendonor yang telah mencapai 50 kali donor dan 605 pendonor yang telah 75 kali donor.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, donor darah berulang bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi bentuk kepedulian dan amal yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Menurutnya, darah yang disumbangkan menjadi bagian penting dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

“Bagi siapapun yang memberikan darah kepada yang membutuhkan, ini merupakan suatu bentuk perwujudan amal, charity, yang diberikan dengan tulus,” kata Luthfi saat Temu Donor Darah Sukarela 2026 di Balairung Astina, UTC Convention Hotel, Kota Semarang, Selasa 29 September 2026.

Luthfi mengapresiasi para pendonor yang tetap konsisten mendonorkan darah hingga puluhan kali. Ia berharap semangat tersebut terus menular sehingga semakin banyak masyarakat tergerak untuk menjadi pendonor darah sukarela.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menyoroti pentingnya akurasi pendataan pendonor darah sukarela di Jawa Tengah. Ia meminta seluruh pendonor yang telah berulang kali memberikan darah tidak sampai terlewat dalam pencatatan.

Hal itu disampaikan setelah Luthfi mendapat masukan dari seorang pendonor asal Purworejo yang mengaku telah mendonorkan darah lebih dari 130 kali sejak 1980. Namun, jumlah donor tersebut belum seluruhnya tercatat dalam data penghargaan yang tersedia.

“Tidak boleh sampai ada masyarakat yang melakukan donor terlewatkan datanya, meskipun itu sukarela,” tegas Luthfi.

Menurut Luthfi, konsistensi pendonor menunjukkan kuatnya nilai kemanusiaan masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan. Manfaat donor darah juga tidak hanya dirasakan oleh pasien, tetapi turut membantu keluarga dan masyarakat yang membutuhkan.

Hingga Juni 2026, produksi seluruh Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia di Jawa Tengah tercatat sekitar 17 ribu kantong darah setiap bulan. Ketersediaan tersebut pada periode yang sama dinyatakan mampu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

Darah yang disumbangkan para pendonor selanjutnya dikelola melalui Unit Donor Darah untuk memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan transfusi. Konsistensi ribuan pendonor tersebut menjadi salah satu penopang ketersediaan darah sekaligus wujud nyata kepedulian sosial di Jawa Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....