HUT Polantas, Polres Semarang Sampaikan Edukasi Berlalu Lintas melalui Mural
- 17 Sep 2026 09:21 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Peringatan HUT Polantas Bhayangkara ke-71 di Kabupaten Semarang dikemas dengan cara kreatif. Polres Semarang menggandeng 10 seniman dari Komunitas Hanoman Art untuk menyampaikan pesan keselamatan dan tertib berlalu lintas melalui karya mural di kawasan wisata Benteng Fort Willem I Ambarawa.
Mural dikerjakan selama tiga hari, Senin- Rabu, 14- 16 September 2026. Sepuluh seniman yang terlibat merupakan anggota Komunitas Hanoman Art dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Tak sekadar mempercantik kawasan, mural tersebut memuat pesan edukasi tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Karya itu juga menggambarkan tugas serta pelayanan Polisi Lalu Lintas dalam menjalankan tugas sehari-hari di tengah masyarakat.
Kegiatan ditutup oleh Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo dan memberikan apresiasi kepada para seniman yang telah berkolaborasi dalam kegiatan tersebut. Menurut Heru, pendekatan seni dipilih agar pesan keselamatan berlalu lintas lebih mudah diterima masyarakat.
“Kami berharap melalui karya seni mural ini dapat menjadi salah satu wadah edukasi bagi masyarakat untuk semakin tertib dalam berlalu lintas. Pada akhirnya, dapat membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan,” ujar Heru.
Ia menilai pesan keselamatan akan lebih menarik ketika disampaikan melalui media visual yang kreatif. Terlebih, mural ditempatkan di kawasan wisata sehingga dapat dilihat oleh pengunjung dari berbagai kalangan.
“Selain mengedukasi tentang tertib berlalu lintas, mural ini juga memberikan gambaran mengenai tugas-tugas Polisi Lalu Lintas dalam melayani masyarakat sehari-hari. Jadi, ada pesan keselamatan sekaligus gambaran tentang pelayanan Polantas kepada masyarakat,” jelasnya.
Heru mengatakan mural tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polres Semarang dan Komunitas Hanoman Art. Gagasan dari kepolisian dipadukan dengan kreativitas para seniman sehingga menghasilkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan edukasi.
Pemilihan Benteng Fort Willem I Ambarawa sebagai lokasi mural juga memiliki alasan tersendiri. Selain menjadi salah satu destinasi wisata, kawasan tersebut memiliki nilai sejarah dan edukasi serta terbuka untuk masyarakat.
“Harapannya, masyarakat yang datang tidak hanya menikmati tempatnya. Akan tetapi, juga mendapatkan pesan tentang keselamatan berlalu lintas,” ucapnya.
Manager Operasional Benteng Fort Willem I Ambarawa, Harmun Fasil, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, mural bertema edukasi lalu lintas sejalan dengan karakter Benteng Fort Willem I sebagai kawasan wisata edukasi sejarah.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang digagas Polres Semarang dalam rangka HUT Polantas Bhayangkara ke-71. Benteng Fort Willem I ini merupakan lokasi wisata edukasi tentang sejarah dan terbuka untuk umum,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara kepolisian dan komunitas seni tersebut dapat menambah nilai edukasi bagi pengunjung, khususnya terkait pentingnya tertib berlalu lintas. “Ini sejalan dengan peran Benteng Fort Willem I yang terbuka untuk umum sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk edukasi tentang tertib berlalu lintas," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....