Sambangi Nusakambangan, Kejati Jateng Suntik Semangat Warga Binaan

  • 17 Sep 2026 10:13 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah mendorong warga binaan di Pulau Nusakambangan, Cilacap, agar memiliki keterampilan dan kesiapan hidup mandiri setelah menyelesaikan masa pidana. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan dan bakti sosial di Nusakambangan, Selasa 15 September 2026.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto mengatakan, keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali dan berdaya di tengah masyarakat. Dukungan moral juga dinilai penting agar mereka tetap semangat mengikuti proses pembinaan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga binaan. Kami ingin menyapa, berbagi, sekaligus memberikan semangat agar mereka tetap mengikuti proses pembinaan dengan baik,” ujar Teguh.

Dalam kunjungan tersebut, Teguh bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jawa Tengah Ariastuti Teguh Subroto menyapa warga binaan sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga binaan dan para pekerja di Tambak Sidat Nusakambangan.

Rombongan juga meninjau program pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Nusakambangan, termasuk melihat langsung aktivitas budidaya sidat yang menjadi salah satu program produktif bagi warga binaan.

Teguh mengapresiasi berbagai program pembinaan yang dikembangkan jajaran pemasyarakatan di Nusakambangan. Menurutnya, kegiatan produktif seperti budidaya sidat tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga membangun kesiapan warga binaan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Koordinator Wilayah Nusakambangan dan Cilacap, Irfan, mengatakan pembinaan kemandirian terus diperkuat untuk membekali warga binaan dengan kemampuan yang bernilai ekonomi. "Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat,” ujar Irfan.

Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso mengapresiasi perhatian Kejati Jawa Tengah terhadap warga binaan. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini menjadi motivasi tambahan bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan secara optimal.

Bakti sosial tersebut merupakan bagian dari program “Berbagi untuk Negeri” yang digagas keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Kegiatan itu juga menjadi rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus wujud dukungan terhadap pembinaan warga binaan yang produktif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....