Pameran MTQ Nasional di Gama Plaza Semarang Libatkan UMKM Se-Indonesia
- 12 Sep 2026 08:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah tidak hanya menjadi ajang syiar Al-Qur’an, tetapi juga ruang promosi bagi pelaku usaha dari seluruh Indonesia. Sebanyak 35 provinsi dilibatkan dalam pameran UMKM yang akan dibuka di Gama Plaza, Lapangan Parkir Eks E Plaza, Kota Semarang, Sabtu 12 September 2026.
Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian MTQ Nasional yang dipusatkan di Kota Semarang pada 11–20 September 2026. Puluhan stan dari berbagai daerah akan menampilkan beragam produk unggulan yang dibawa bersama rombongan peserta dari masing-masing provinsi.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, keterlibatan UMKM dari seluruh Nusantara merupakan bentuk komitmen Jawa Tengah sebagai tuan rumah yang terbuka dan inklusif. Momentum MTQ Nasional dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk daerah kepada masyarakat sekaligus tamu yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.
“Kita enggak pengin maju sendiri. Kita juga pengin mengenalkan UMKM yang ada di seluruh Nusantara ini,” kata Taj Yasin usai menghadiri Malam Taaruf MTQ Nasional XXXI di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat 11 September 2026 malam.
Menurut Taj Yasin yang juga Ketua Panitia dan Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Tengah, bazar UMKM menjadi salah satu agenda penting dalam penyelenggaraan MTQ Nasional tahun ini. Para pelaku usaha mendapat kesempatan memperluas jaringan pemasaran sekaligus mengenalkan produk unggulan daerah kepada khalayak yang lebih luas.
Dengan konsep tersebut, MTQ Nasional tidak hanya mempertemukan para kafilah dalam ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi ekonomi antardaerah. Produk-produk UMKM dari berbagai provinsi hadir dalam satu lokasi untuk menjangkau pasar baru dan memperluas peluang usaha.
Taj Yasin berharap kehadiran UMKM dari 35 provinsi dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi para pelaku usaha. Selain membuka peluang promosi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan potensi ekonomi Jawa Tengah kepada peserta dan tamu dari seluruh Indonesia.
Sementara itu, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menilai MTQ di Indonesia telah berkembang jauh melampaui sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an. Menurutnya, MTQ telah menjadi tradisi masyarakat yang tumbuh berjenjang dari tingkat lokal hingga nasional dengan partisipasi yang sangat luas.
“Indonesia itu salah satu ciri khasnya adalah MTQ-nya sangat ramai. Di luar negeri menyelenggarakan MTQ itu, ya mungkin setingkat dengan kecamatan atau kabupaten. Nah kalau kita di sini itu dari bawah sampai ke atas,” ujarnya.
Besarnya antusiasme tersebut terlihat pada penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Semarang yang mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang pelaksanaan MTQ. Pembukaan MTQ Nasional juga direncanakan dihadiri sedikitnya 17 gubernur, sementara sejumlah kepala daerah lainnya akan diwakili.
Nasaruddin turut mengapresiasi kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah setelah 47 tahun MTQ Nasional kembali digelar di Semarang. Menurutnya, tingginya kehadiran para kepala daerah sejak malam taaruf menjadi sinyal kuat suksesnya penyelenggaraan MTQ Nasional tahun ini.
“Baru kali ini malam taaruf banyak gubernur yang datang, biasanya kan pembukaannya saja gubernur datang. Ini tanda-tanda kesuksesan,” kata Nasaruddin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....