Rangkaian MTQ Nasional di Semarang, Polisi Imbau Warga Gunakan Jalur Alternatif

  • 11 Sep 2026 15:26 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Polisi mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif selama rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional 2026 berlangsung di Kota Semarang. Imbauan tersebut disampaikan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat meningkatnya mobilitas selama kegiatan berlangsung.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan, peningkatan mobilitas mulai terlihat. Rombongan kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia mulai berdatangan melalui bandara dan stasiun.

"Kami menyiapkan titik-titik dan tim. Untuk ditempatkan di lokasi yang diperlukan apabila terjadi kepadatan lalu lintas," ujar Yunaldi kepada Pro 1 RRI Semarang, Jumat, 11 September 2026.

Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan melalui CCTV di command center, Google Maps, serta patroli anggota di lapangan. Polisi juga menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di kawasan yang menjadi lokasi kegiatan MTQ Nasional.

Pada Jumat malam, rekayasa lalu lintas disiapkan di sekitar kawasan Gubernuran yang menjadi salah satu lokasi kegiatan. Polisi juga menyiapkan skema contraflow apabila terjadi kepadatan di depan kawasan Telkom.

Sementara itu, pada Sabtu, 12 September 2026 pagi, pengaturan arus dilakukan saat pawai yang dimulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Rute pawai meliputi Balai Kota, Lawang Sewu, Jalan Pandanaran, Trilomba Juang, Indonesia Kaya, hingga depan Kantor Gubernur sisi barat.

Masyarakat yang memiliki tujuan perjalanan di kawasan tersebut diimbau menggunakan jalur alternatif. Imbauan tersebut untuk menghindari kepadatan selama pelaksanaan pawai.

"Besok pagi mulai jam tujuh sampai jam sepuluh ada pawai. Kami mengimbau masyarakat mencari jalan alternatif lain menuju tujuan masing-masing," katanya.

Rekayasa lalu lintas juga diterapkan saat puncak pembukaan MTQ Nasional 2026. Mulai pukul 16.00 WIB, pengalihan arus dilakukan di kawasan Simpang Lima, termasuk dari arah Air Mancur, RRI, serta Jalan Pandanaran 1 dan 2.

Kendaraan menuju arah barat akan diarahkan melalui Jalan Sriwijaya. Pengaturan tersebut dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi kepadatan di lapangan.

Selama pelaksanaan MTQ Nasional yang berlangsung selama sepekan, Satlantas menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengaturan dapat disesuaikan dengan perkembangan arus kendaraan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....