Pembukaan MTQ Nasional di Simpang Lima, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

  • 11 Sep 2026 14:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Polrestabes Semarang menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu, 12 September 2026 malam. Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan, rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pukul 16.00 WIB dan dilakukan secara situasional.

Pengaturan arus akan disesuaikan dengan kondisi kepadatan kendaraan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pembukaan. Sejumlah akses menuju Simpang Lima akan mendapat pengaturan. Arus dari Bangkong menuju Tugu Muda dapat ditutup di sekitar perempatan RRI Semarang.

Sementara arus dari Tugu Muda menuju Bangkong dapat dialihkan melalui Simpang KFC Pandanaran serta Simpang Pandanaran 1 dan 2. Pengaturan juga dilakukan dari arah Jalan Pangeran Diponegoro melalui kawasan Kusuma Wardani dan Air Mancur Jalan Pahlawan.

Untuk kendaraan yang keluar dari kawasan terdampak rekayasa, arus dapat diarahkan melalui Jalan Gajah Mada maupun Jalan Pahlawan sisi timur. Masyarakat yang menghadiri pembukaan MTQ diimbau tidak memaksakan kendaraan masuk hingga kawasan Simpang Lima.

Sejumlah kantong parkir disiapkan, di antaranya Plaza Baiturrahman untuk kendaraan roda dua, area belakang Ciputra, Kantor Gubernur, belakang Taman Indonesia Kaya, Jalan Imam Barjo, Stadion Diponegoro, serta sejumlah lokasi lainnya. Bus kafilah diarahkan ke kantong parkir kawasan Wonodri dan TBRS.

"Khusus kendaraan kafilah, pengaturan dropping juga diberlakukan. Sebelum pukul 16.00 WIB, penurunan penumpang masih dapat dilakukan di kawasan Simpang Lima. Setelah rekayasa dimulai, dropping diarahkan ke titik yang telah ditentukan, antara lain Jalan Pahlawan sebelum air mancur serta kawasan sekitar depan Kebun Binatang atau DPRD," ujarnya Jumat 11 September 2026.

Selain pembukaan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional selama rangkaian MTQ XXXI berlangsung. Polisi akan melakukan sistem buka-tutup, pengalihan maupun penutupan sementara jika terjadi kepadatan, termasuk saat Pawai Ta’aruf pada Sabtu pagi mulai pukul 07.00 WIB dengan rute Balai Kota Semarang menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.

“Rekayasa ini bukan berarti seluruh ruas akan ditutup sepanjang waktu, petugas akan melihat perkembangan situasi. Apabila arus masih lancar, akan kami lakukan pengaturan, namun, apabila kepadatan meningkat, pengalihan atau penutupan sementara akan dilakukan,” ujar Kompol Riki.

Untuk mendukung pengamanan, Polrestabes Semarang menyiapkan 6.350 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah serta Kota Semarang. Personel ditempatkan di berbagai venue dan titik kegiatan MTQ, termasuk kawasan Simpang Lima dan sejumlah lokasi perlombaan lainnya.

Polrestabes Semarang mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan, menggunakan jalur alternatif, memanfaatkan kantong parkir yang tersedia, serta mengikuti arahan petugas. Masyarakat juga diminta tidak berhenti atau menurunkan penumpang di lokasi yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas agar seluruh rangkaian MTQ XXXI berlangsung aman, tertib, dan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....