Meriahkan MTQ Nasional, Wali Kota Semarang Hadirkan Ragam Seni dan Budaya

  • 11 Sep 2026 13:59 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Kota Semarang siap menyambut perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 pada 12 hingga 19 September 2026. Sebagai tuan rumah, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menghadirkan rangkaian kegiatan seni, budaya, literasi, serta ekspresi Islami untuk menyapa para kafilah dan tamu dari seluruh Nusantara.

Agustina mengatakan, MTQ Nasional menjadi kesempatan bagi Kota Semarang untuk memperkenalkan kekayaan sejarahdan budaya yang tumbuh di tengah masyarakat. Berbagai tradisi lokal dan seni Islami pun dihadirkan dalam rangkaian kegiatan pendukung selama pelaksanaan MTQ.

“MTQ Nasional bukan hanya tentang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Ini adalah momentum perjumpaan. Kita mempertemukan nilai-nilai keislaman dengan kekayaan budaya lokal. Karena itu, kami ingin para kafilah dan tamu yang datang tidak hanya mengikuti MTQ, tetapi juga merasakan keramahan dan mengenal karakter Kota Semarang,” ujar Agustina usai menghadiri Residensi Silang Rimbaud, Kamis, 10 September 2026.

Salah satu kegiatan yang dihadirkan adalah Nostalgia Mini Dugderan yang berlangsung di kawasan Alun-Alun Masjid Agung Kauman pada 13 hingga 18 September 2026. Kawasan tersebut akan dihidupkan dengan nuansa pasar rakyat yang lekat dengan tradisi menjelang Ramadan, lengkap dengan jajaran kuliner lokal seperti kue putu dan martabak, hingga mainan tradisional berupa gerabah dan kapal othok-othok.

Rangkaian tersebut akan dilanjutkan dengan Kirab Budaya Mini Dugderan pada Jumat, 18 September 2026. Prosesi diawali dengan pembacaan Suhuf Halaqah dan pemukulan bedug, kemudian dilanjutkan pembagian roti Ganjel Rel kepada warga.

Parade ini tampil makin inklusif lewat keterlibatan barisan multikultural. Mulai dari Barisan Pecinan, Barisan Koja, pertunjukan Barongsai Semarangan, hingga keterlibatan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

“Kota Semarang punya Dugderan, punya kekayaan seni dan budaya yang sangat beragam. Ini yang ingin kita tampilkan. Kita menyambut saudara-saudara dari seluruh Indonesia dengan budaya kita, tetapi tetap dalam semangat persaudaraan dan nilai-nilai keislaman,” jelasnya.

Selain tradisi Dugderan, rangkaian side event seni dan budaya juga diisi berbagai kegiatan yang memberi ruang bagi seni, literasi, dan kreativitas Islami. Pameran Kaligrafi Internasional, Festival Kaligrafi, Lomba Cerpen, Lomba Mewarnai, Lomba Bacaan Surat Pendek, kegiatan musik untuk anak-anak, serta berbagai pertunjukan seni turut menjadi bagian dari rangkaian MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang.

Agustina menilai keterlibatan pelajar, seniman, komunitas, dan masyarakat menjadi bagian penting agar semangat MTQ dapat dirasakan lebih luas. “MTQ harus menjadi milik bersama," katanya.

"Anak-anak, pelajar, seniman, komunitas, masyarakat, dan para kafilah dari berbagai daerah semuanya harus bisa merasakan semangat MTQ. Kita ingin Al-Qur’an hadir melalui kompetisi, seni, literasi, kreativitas, dan kegiatan yang dekat dengan masyarakat,” katanya.

Salah satu agenda seni Islami yang turut dihadirkan adalah Lomba Rebana Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 September 2026 di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS). Menurutnya, seni rebana menjadi bagian dari ekspresi seni dan tradisi yang tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi sarana mempertemukan kelompok-kelompok dari berbagai daerah.

Beragamnya kegiatan seni dan budaya tersebut menjadi bagian dari cara Kota Semarang menyambut para kafilah dan tamu MTQ Nasional XXXI. Tradisi lokal, seni Islami, literasi, dan kreativitas masyarakat ditempatkan dalam satu rangkaian untuk menghidupkan suasana MTQ di berbagai ruang kota.

“Kami ingin MTQ Nasional XXXI meninggalkan kesan yang baik. Semarang adalah kota yang religius, terbuka, kaya budaya, kreatif, dan ramah kepada siapa pun. Monggo, sedulur-sedulur dari seluruh Indonesia datang ke Semarang. Kita sambut bersama MTQ ini dengan kegembiraan, persaudaraan, dan kebanggaan sebagai bagian dari Indonesia,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....