Jelang MTQ Nasional XXI di Semarang, Polda Jateng Matangkan Kesiapan Pelayanan

  • 10 Sep 2026 20:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Polda Jawa Tengah mematangkan kesiapan pelayanan dan pengamanan terpadu dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang. Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Mapolda Jateng, Kamis 10 September 2026, dipimpin Karoops Polda Jateng Kombes Pol. Basya Radyananda.

Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai aspek kesiapan menghadapi rangkaian MTQN yang mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”. Kegiatan akan berlangsung pada 11–20 September 2026 dengan sejumlah agenda yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Semarang.

Pembukaan MTQN dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, sedangkan penutupan dilaksanakan pada 19 September 2026 di lokasi yang sama. Sebelum dan selama pelaksanaan, sejumlah kegiatan lainnya juga akan berlangsung.

Kegiatan tersebut di antaranya Malam Ta’aruf atau Gala Dinner pada 11 September di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Pawai Ta’aruf pada 12 September, lomba MTQ pada 13–19 September di sejumlah venue. Kemudian, ada Seminar Internasional di UNNES, serta Pameran UMKM dan Job Fair di kawasan eks E-Plaza.

Dukungan pelayanan dan pengamanan melibatkan ribuan personel gabungan Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang ditempatkan sesuai kebutuhan pada lokasi kegiatan maupun sejumlah titik yang menjadi bagian dari rangkaian MTQN. Lokasi tersebut antara lain Bandara Ahmad Yani, Stasiun Tawang, PRPP, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Balai Kota Semarang, Hotel Grand Candi, E-Plaza, Simpang Lima dan UNNES.

Selain memastikan kesiapan personel, aspek keamanan dan keselamatan juga telah dipersiapkan melalui Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang dilaksanakan Ditpamobvit Polda Jateng pada Selasa 8 September 2026 di kawasan Simpang Lima Kota Semarang.

Risk assessment tersebut dilakukan oleh Ditpamobvit Polda Jateng dan hasil pemetaan serta rekomendasinya menjadi salah satu bahan dalam menyusun langkah antisipasi. Utamanya terhadap berbagai potensi risiko selama kegiatan berlangsung.

Aspek lalu lintas juga menjadi perhatian dalam rapat koordinasi, khususnya karena sejumlah rangkaian MTQN berlangsung di kawasan Simpang Lima yang merupakan ruang publik dan tetap menjadi bagian dari aktivitas masyarakat. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional berdasarkan kondisi di lapangan dan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Sejumlah kantong parkir juga disiapkan, antara lain kawasan Wonderia/TBRS, Masjid Baiturrahman, Mal Ciputra, Tri Lomba Juang, Stadion Diponegoro, Taman Indonesia Kaya dan kawasan UNDIP Pleburan. Masyarakat diimbau memanfaatkan lokasi tersebut serta mengikuti arahan petugas dan tidak memarkir kendaraan di sembarang tempat.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Yuliyanto mengatakan, kesiapan menghadapi MTQN dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, kelancaran kegiatan serta kenyamanan masyarakat.

Ia mengajak masyarakat Kota Semarang turut mendukung kelancaran MTQN dengan menyesuaikan perjalanan, mengikuti pengaturan lalu lintas, memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan serta menjaga keamanan lingkungan. “Mari bersama-sama kita jaga Semarang tetap aman dan nyaman, ikuti petunjuk petugas, dan segera sampaikan kepada petugas apabila menemukan hal yang mencurigakan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....