Ribuan Kafilah Serbu Jateng, MTQ Nasional Diproyeksikan Putar Uang Rp1,2 Triliun
- 10 Sep 2026 11:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Ribuan kafilah, official, dan pendamping dari berbagai provinsi mulai berdatangan ke Jawa Tengah untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Kehadiran mereka diproyeksikan mendorong perputaran ekonomi hingga Rp1,2 triliun selama pelaksanaan kegiatan pada 11-20 September 2026.
Pergerakan ekonomi tersebut diperkirakan berasal dari kebutuhan penginapan, konsumsi, transportasi, hingga belanja produk lokal. Selain itu, ribuan tamu yang datang juga berpotensi menggerakkan sektor pariwisata dan usaha kecil di Kota Semarang maupun daerah sekitarnya.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan proyeksi perputaran ekonomi Rp1,2 triliun merupakan hasil perhitungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Angka tersebut dihitung berdasarkan aktivitas ekonomi yang diperkirakan terjadi selama rangkaian MTQ Nasional berlangsung.
“Kita berharap ada Rp1,2 triliun. Kita menghitung dengan BPS kemarin,” kata Taj Yasin seusai Rapat Checking Terakhir Kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu 9 September 2026.
Menurut Gus Yasin, dampak ekonomi tidak hanya berasal dari kegiatan utama MTQ. Pemerintah juga menyiapkan berbagai agenda pendukung agar para tamu memiliki lebih banyak pilihan aktivitas selama berada di Jawa Tengah.
Kegiatan seperti job fair, pameran UMKM, hingga atraksi budaya disiapkan untuk menyambut kedatangan para kafilah. Pemerintah juga menawarkan paket kunjungan wisata agar para tamu dapat mengenal berbagai destinasi unggulan di Semarang dan sekitarnya. “Kita akan tawarkan kepada kafilah yang sekaligus mau berwisata di Semarang dan sekitarnya,” ujarnya.
Salah satu agenda yang diperpanjang untuk mendukung kunjungan wisata adalah Festival Kota Lama Semarang. Festival tersebut diharapkan menjadi magnet tambahan yang mampu menarik minat ribuan tamu dari berbagai daerah.
Besarnya potensi ekonomi itu sejalan dengan jumlah peserta dan tamu yang akan hadir dalam MTQ Nasional tahun ini. Hingga saat ini, sekitar 7.000 orang telah dikonfirmasi mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari peserta, official, pendamping, hingga unsur pendukung lainnya.
Ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memastikan kesiapan menyambut kedatangan para kafilah yang sebagian besar transit melalui Jakarta. Koordinasi dilakukan dengan pihak bandara, maskapai, operator kereta api, dan transportasi darat guna memastikan seluruh peserta tiba tepat waktu.
Dari sisi penyelenggaraan, persiapan MTQ Nasional telah mencapai sekitar 90 persen dengan 12 venue yang siap digunakan. Jawa Tengah juga menargetkan sukses sebagai tuan rumah sekaligus mampu menempatkan kafilahnya di posisi tiga besar nasional.
“Target kita yang pertama sukses pelaksanaan MTQ ke-31 ini, memberikan pelayanan terbaik buat para kafilah. Yang kedua dari perlombaan, kita targetkan paling tidak masuk tiga besar,” kata Taj Yasin.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad, memastikan seluruh perangkat perlombaan telah siap sepenuhnya. Sebanyak 2.242 peserta akan bertanding dalam delapan cabang dan 24 golongan lomba yang terbagi dalam 48 kategori.
“Mulai tanggal 11 kita sudah mulai kedatangan tamu-tamu dari seluruh provinsi di Indonesia sampai tanggal 20 September. Kita sukseskan MTQ ke-31 di Semarang ini,” ujar Abu Rokhmad.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....