Disambut Bak Saudara, Kafilah MTQ Nasional Papua Barat Daya Terharu Tiba di Jateng

  • 10 Sep 2026 10:49 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Kafilah Papua Barat Daya mengapresiasi sambutan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dinilai mencerminkan kuatnya persaudaraan antardaerah dalam pelaksanaan MTQ Nasional 2026. Kehangatan dirasakan sejak 71 anggota kafilah tiba di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Rabu 9 September 2026.

Suasana akrab itu terlihat dari penyambutan yang dilakukan kepada para peserta, termasuk pengalungan selendang rajut khas Jepara. Bagi kafilah Papua Barat Daya, perhatian tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus kehangatan tuan rumah kepada tamu dari berbagai penjuru Indonesia.

Pelaksana Tugas Ketua Umum LPTQ Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid, mengaku terharu dengan antusiasme Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menyambut kedatangan kafilah. Menurutnya, pelayanan yang diberikan sejak rombongan tiba menunjukkan bahwa mereka diterima bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai saudara.

“Kami sangat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Semarang, yang telah menyambut kami dengan penuh antusias,” ujar Abu Bakar Alhamid.

Menurut Abu Bakar, kehangatan tersebut juga memperkuat hubungan masyarakat Papua Barat Daya dengan masyarakat Jawa yang selama ini telah terjalin erat. Ia menyebut banyak warga Jawa yang tinggal dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Papua Barat Daya bersama masyarakat setempat.

“Jawa Tengah itu seperti saudara sendiri. Orang-orang Jawa yang ada di Papua Barat Daya punya ikatan kekeluargaan, dan bersama-sama membangun Papua Barat Daya,” katanya.

Kesan positif juga dirasakan para peserta MTQ Nasional yang akan berkompetisi membawa nama Papua Barat Daya. Salah satunya Sarah Yunita, peserta cabang tilawah dewasa putri, yang mengaku senang dapat menginjakkan kaki di Semarang untuk pertama kalinya.

Bagi Sarah, kedatangan ke Jawa Tengah tidak hanya menjadi kesempatan mengikuti MTQ Nasional, tetapi juga pengalaman mengenal Kota Semarang, termasuk kuliner khasnya. Namun, ia tetap menempatkan persiapan lomba sebagai fokus utama selama berada di Semarang.

“Kalau sudah sampai sini berarti harus siap untuk lomba dan terus latihan untuk maju ke mimbar tilawah,” katanya.

Kafilah Papua Barat Daya mengirimkan 71 orang untuk mengikuti MTQ Nasional 2026. Kehadiran mereka tidak hanya membawa misi meraih prestasi dalam berbagai cabang yang diikuti, tetapi juga menjadi bagian dari pertemuan masyarakat dari berbagai daerah dalam memperkuat persaudaraan melalui syiar Al-Qur’an.

MTQ Nasional 2026 pun menjadi ruang bagi kafilah Papua Barat Daya untuk membangun pengalaman, memperluas hubungan antardaerah, sekaligus membawa semangat kebersamaan dalam kompetisi tingkat nasional. Sambutan yang diterima sejak kedatangan di Semarang menjadi salah satu pengalaman positif yang menyertai perjalanan mereka selama mengikuti ajang tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....