Permudah Pasien Mendaftar, RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo Luncurkan SAPA RSTN
- 09 Sep 2026 14:10 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo – RSUD R.A. Tjokronegoro Purworejo melangkah maju dalam transformasi digital layanan kesehatan. Tepat di HUT ke-6, 1 September 2026, rumah sakit meluncurkan SAPA RSTN, portal pasien yang memudahkan akses informasi dan layanan rumah sakit cukup melalui browser.
Portal tersebut bisa dibuka di alamat sapa.rstjokronegoro.id dan kompatibel untuk perangkat Android maupun iPhone. Tim IT RSUD R.A. Tjokronegoro Binar Cipta Anggara menyebut keunggulan utama SAPA RSTN adalah kepraktisan.
Pasien tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan. “Untuk akses kita tidak perlu menginstal, tinggal buka browser, ketik alamat sapa.rstjokronegoro.id, kemudian masuk,” ujar Binar, saat ditemui pada Rabu, 9 September 2026.
Lebih lanjut, Binar mengungkapkan, sebelum login, masyarakat sudah bisa melihat beberapa informasi umum. Di antaranya jadwal dokter 7 hari ke depan, ketersediaan tempat tidur, dan antrean farmasi dengan memasukkan nomor rekam medis.
"Setelah login menggunakan nomor rekam medis dan tanggal lahir, pasien dapat mengakses fitur lebih lengkap: booking pasien umum, hasil laboratorium, hingga hasil radiologi. Untuk hasil radiologi, RS masih mengembangkan fitur agar gambar pemeriksaan bisa ditampilkan optimal," ungkapnya.
Pengembangan SAPA RSTN akan terus berlanjut. Ke depan, RSUD menyiapkan fitur pemantauan tagihan pasien, edukasi kesehatan, resep dan riwayat resep, serta notifikasi jika dokter cuti atau poliklinik tutup.
Sementara itu, Direktur RSUD R.A. Tjokronegoro dr. Nunik Sulistyaningsih, M.Sc. menyebut SAPA RSTN lahir dari lomba inovasi internal saat HUT ke-6. Sebanyak 16 inovasi dari berbagai ruangan dipresentasikan, dan portal pasien ini menjadi salah satunya.
“Di dalam kegiatan HUT itu juga ada lomba inovasi. Kita kemarin sudah menelorkan sekitar 16 inovasi, setiap ruangan mengirimkan inovasi, termasuk inovasi aplikasi ini,” kata Nunik.
Nunik menegaskan digitalisasi menjadi fokus utama pembenahan pelayanan. Tujuannya meningkatkan mutu di semua lini dan membangun kepercayaan masyarakat Purworejo.
Selain mempermudah pasien, digitalisasi juga diarahkan untuk efisiensi dan paperless. Proses yang semula butuh dokumen fisik akan bertahap dialihkan ke sistem digital.
“Jadi kita fokusnya adalah digitalisasi layanan. Hampir di semua lini kita sedang proses pengembangan digitalisasi,” ujarnya.
RSUD menargetkan pengembangan digitalisasi rampung hingga 2027, agar semakin banyak layanan bisa diakses secara daring. “Tujuan inovasi adalah peningkatan pelayanan, memberikan kepuasan kepada pasien, dengan digitalisasi pasti lebih mudah, lebih cepat, lebih hemat. Bagi masyarakat lebih cepat dan lebih mudah,” ucap Nunik.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....