BPJSTK Ajak Generasi Muda Rencanakan Masa Pensiun Sejak Pekerjaan Pertama

  • 07 Sep 2026 18:28 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Persiapan masa pensiun bukan sesuatu yang baru dimulai ketika seseorang mendekati akhir masa kerja. Kesadaran tersebut perlu dibangun jauh lebih dini, bahkan sejak seseorang mulai memasuki dunia kerja.

Pesan inilah yang dibawa Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya melalui Kuliah Umum Literasi Dana Pensiun di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro, Semarang, Senin 7 September 2026. Kuliah umum tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Dana Pensiun 2026 yang telah dicanangkan sehari sebelumnya, Minggu 6 September 2026, secara serentak di Jakarta, Bandung, dan Semarang.

Adapun di Semarang, pencanangan dipusatkan di kawasan Simpang Lima. "Melalui kelanjutan kegiatan di lingkungan kampus, BPJS Ketenagakerjaan ingin membawa pesan pentingnya perencanaan hari tua semakin dekat dengan generasi muda yang kelak akan memasuki dunia kerja," kata Trisna.

Kuliah umum dihadiri Wakil Dekan Kemahasiswaan FEB Universitas Diponegoro Harjum Muharam dan para mahasiswa FEB Undip. Dalam kesempatan tersebut, Trisna mengajak mahasiswa melihat masa pensiun sebagai bagian dari perjalanan kehidupan yang perlu dipersiapkan sejak dini.

Menurutnya, bekerja tidak hanya berbicara mengenai penghasilan dan kebutuhan hari ini, tetapi juga tentang membangun perlindungan serta kesinambungan penghasilan untuk masa depan.

“Hari tua sebenarnya dimulai sejak pekerjaan pertama. Ketika seseorang mulai bekerja dan memperoleh penghasilan, pada saat itulah perencanaan masa depan juga seharusnya mulai dibangun. Semakin dini kita memiliki kesadaran tersebut, semakin besar kesempatan kita untuk mempersiapkan masa tua yang mandiri dan sejahtera,” ujar Trisna.

Ia juga menjelaskan peran Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) sebagai dua program yang memiliki fungsi berbeda namun saling melengkapi. JHT berfungsi membangun modal yang dapat dimanfaatkan ketika memasuki masa pensiun, sementara JP dirancang untuk menjaga kesinambungan penghasilan melalui manfaat berkala.

“Kita ingin mahasiswa memahami bahwa perencanaan hari tua bukan hanya urusan generasi yang sudah mendekati pensiun. Justru generasi mudalah yang memiliki waktu paling panjang untuk mempersiapkannya. Bekali diri dengan kompetensi untuk memasuki dunia kerja, pastikan memiliki perlindungan sejak mulai bekerja, dan bangun kebiasaan mempersiapkan masa depan sejak dini,” tambah Trisna.

Ia berharap literasi mengenai jaminan sosial dan perencanaan pensiun tidak berhenti di ruang kuliah. Pengetahuan yang diperoleh mahasiswa diharapkan dapat menjadi bekal ketika memasuki pasar kerja sekaligus turut disebarluaskan kepada keluarga dan lingkungan di sekitarnya.

Untuk diketahui, Bulan Dana Pensiun 2026 menjadi momentum kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan bersama para pemangku kepentingan, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, untuk meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan masa purnabakti sejak masih berada di usia produktif.

Lebih jauh, pencanangan yang dilaksanakan di Simpang Lima Semarang ini dihadiri antara lain oleh Kepala Departemen Pengawasan Penjaminan, Dana Pensiun dan Pengawasan Khusus OJK Asep Iskandar, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah Johan Hadiyanto, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo, serta Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY Cahyaning Indriasari.

Cahyaning Indriasari dalam keterangannya kepada pers mengatakan semangat pencanangan Bulan Dana Pensiun 2026 sejalan dengan peran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja sepanjang perjalanan hidupnya, termasuk melalui Program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

“Masa pensiun perlu dipersiapkan ketika kita masih aktif bekerja, bukan baru dipikirkan ketika masa kerja akan berakhir. Melalui Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan pekerja memiliki bekal dan kesinambungan penghasilan sehingga dapat menjalani masa tua dengan lebih tenang dan sejahtera, ”katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....