Klub Merby Bawa Permainan Tradisional ke Panggung RRI Fest Semarang 2026
- 06 Sep 2026 10:17 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Semangat melestarikan permainan tradisional ditunjukkan Klub Merby dalam gelaran RRI Fest 2026 di Semarang, Minggu, 6 September 2026. Sebanyak 17 anak tampil membawakan tari dolanan yang mengangkat berbagai permainan tradisional Jawa.
Admisi Klub Merby, Nur Ida Prastika, mengatakan penampilan tersebut dipersiapkan selama kurang lebih dua minggu. Persiapan dilakukan dengan penuh semangat karena para peserta tidak hanya berasal dari kelas tari, tetapi merupakan kolaborasi antara kelas vokal dan tari.
“Anak-anak effort banget karena semangat untuk tari dolanan ini. Mereka bukan hanya dari kelas tari SD, tetapi kolaborasi antara kelas vokal dan tari,” ujar Ida.
Para penampil berusia mulai sekitar 2,5 hingga 10 tahun. Dalam pertunjukan tersebut, mereka mengangkat sejumlah permainan dan tembang dolanan zaman dahulu, seperti Jamuran, Cublak-Cublak Suweng, dan Padhang Wulan. Pertunjukan juga dilengkapi dengan permainan tradisional dakon atau congklak.
Ida berharap penampilan di RRI Fest 2026 dapat menjadi momentum untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi anak-anak saat ini. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat anak-anak semakin akrab dengan gadget dan mulai meninggalkan permainan tradisional yang dahulu menjadi bagian dari keseharian.
“Kita ingin permainan zaman dulu tetap dilestarikan. Sekarang anak-anak sudah banyak bermain gadget, sehingga permainan seperti congklak atau dakon, lompat tali, pistol-pistolan dan permainan tradisional lainnya perlu dibangun kembali,” katanya.
Selain menjadi ruang bagi anak-anak untuk tampil dan berekspresi, keikutsertaan Klub Merby di RRI Fest juga diharapkan dapat memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya Jawa. Ida juga memberikan apresiasi kepada RRI yang telah memberikan ruang bagi anak-anak untuk tampil sekaligus mengenalkan budaya tradisional kepada masyarakat.
“Untuk RRI, semoga ke depannya semakin sukses. Semakin banyak menampilkan anak-anak baru yang tetap melestarikan budaya-budaya Jawa, khususnya,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....