Tim SAR Cari Nelayan yang Hilang Terbawa Arus di Perairan Jepara

  • 01 Sep 2026 13:18 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jepara - Basarnas Kantor SAR Semarang melalui POS SAR Jepara beserta tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian terhadap seorang nelayan bernama Sakim (65 Tahun) yang dilaporkan tenggelam di Perairan Lemah Abang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan kronologi yang diterima Pos SAR Jepara, pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, Sakim bersama 2 rekannya melaut dari pantai Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo. Mereka menggunakan perahu berukuran 4 GT untuk mencari cumi-cumi di sekitar 20 mil arah barat Pantai Lemah Abang.

Pukul 21.00 WIB saat mereka sedang mencari cumi, kondisi gelombang mulai meninggi, kemudian mereka memutuskan untuk menarik jangkar. Namun, saat menarik jangkar, Sakim terpental ke laut akibat gelombang besar.

“Dua nelayan lainnya yang berada di lokasi secara spontan berusaha memberikan pertolongan. Namun, kondisi gelombang yang cukup besar menyebabkan korban hanyut dan akhirnya hilang terbawa arus.” ungkap Budiono Kepala Kantor SAR Semarang dalam keterangan tertulisnya.

“Setelah kapal berhasil bersandar di Dermaga Lemah Abang, kedua nelayan tersebut kemudian melaporkan kejadian kepada pengurus setempat. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan ke Pos Jepara untuk dilakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban," katanya

Pada Senin, 31 Agustus 2026, Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian terhadap Sakim yang berKTP warga Indramayu Jawa Barat tersebut dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan menyisir area yang telah ditentukan berdasarkan rencana operasi SAR. Luasnya area pencarian cukup menyulitkan tim dalam melakukan pencarian.

“Tim telah melakukan penyisiran menggunakan RIB sesuai dengan area pencarian yang telah ditentukan, namun, sampai dengan Senin sore pukul 17.00 WIB kemarin, korban masih belum ditemukan. Hari ini cuaca cerah, semoga tim diberi kelancaran dan survivor lekas ditemukan," kata Budiono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....