Gedung Badminton Hogwan di Brebes Roboh, Tiga Orang Meninggal Dunia
- 31 Agt 2026 13:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Brebes – Sebuah gedung badminton Hogwan yang berada di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, roboh pada Minggu, 30 Agustus 2026 sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia setelah tertimpa material bangunan.
Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardianto, mewakili Kapolres Brebes menjelaskan, bangunan yang roboh berada di wilayah RT 005 RW 003 Desa Dukuhturi dan material bangunan menimpa tiga unit rumah yang berada di bagian depan gedung. “Setelah menerima laporan, personel Polsek Bumiayu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, pendataan korban serta saksi, dan membantu proses evakuasi,” ujarnya.
Peristiwa tersebut diketahui setelah sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mendengar suara dentuman keras. Saksi kemudian keluar rumah dan mendapati bangunan gedung badminton telah roboh. Warga yang mendekati lokasi selanjutnya menemukan dua orang anak tertimpa reruntuhan bangunan.
Kedua korban tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan di wilayah Bumiayu. Kedua korban diketahui merupakan anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
“Dua korban pertama yang ditemukan merupakan anak-anak. Petugas bersama warga kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.
Tidak berhenti pada proses evakuasi awal, TNI-Polri bersama Tim SAR, BPBD Kabupaten Brebes, serta masyarakat terus melakukan pembersihan material bangunan dan pencarian untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun reruntuhan.
Upaya pencarian dan pembersihan puing berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas kembali menemukan satu korban yang tertimpa material bangunan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Korban ketiga diketahui bernama Kajat, laki-laki berusia 82 tahun, warga Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bumiayu.
Dengan ditemukannya korban tersebut, total korban meninggal dunia akibat robohnya gedung badminton Hogwan menjadi tiga orang, terdiri dari dua anak-anak dan satu orang lanjut usia. Selain menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....