Kondisi Jembatan Penyeberangan di Semarang Memprihatinkan, DPRD Desak Perbaikan
- 28 Agt 2026 16:04 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Kondisi sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Semarang yang rusak dan tak terawat mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet.
Kritik ini mencuat seiring maraknya keluhan warga terkait fasilitas JPO yang lapuk dan membahayakan, termasuk yang sempat viral di kawasan Srondol dan Pasar Bulu. Agus menilai ada ketimpangan prioritas dalam pembangunan fasilitas publik di Kota Semarang.
Pemkot dinilai lebih gencar membangun taman baru yang belum menjadi kebutuhan utama, sementara sarana keselamatan krusial seperti JPO justru terabaikan.
"Kita sangat prihatin dengan kondisi yang ada. Di satu sisi giat membangun taman yang belum terlalu dibutuhkan, tetapi di sisi lain banyak JPO dibiarkan rusak," ujar Agus, Jumat 28 Agustus 2026
Menurut Agus, JPO bukan sekadar pelengkap estetika kota, melainkan sarana penting yang menyangkut keselamatan nyawa warga. Kondisi lantai yang keropos, atap jebol, hingga rangka besi berkarat berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal jika terus dibiarkan.
"Pemkot harus segera mendata dan memperbaiki JPO yang rusak agar aman dilalui. Jangan menunggu ada korban jiwa baru bertindak," katanya.
Agus juga mendorong Pemkot Semarang memanfaatkan momentum pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) untuk mengalokasikan pos perbaikan fasilitas tersebut tanpa harus menunggu tahun anggaran berikutnya. "Mumpung saat ini masuk pembahasan anggaran perubahan, kegiatan perbaikan JPO harus segera dimasukkan agar terealisasi di akhir tahun," ucapnya.
Ia meminta Dinas Perhubungan dan OPD terkait untuk bergerak cepat memprioritaskan pemeliharaan infrastruktur penyeberangan yang ada, sehingga fasilitas publik di Kota Semarang benar-benar aman dan berfungsi optimal bagi pejalan kaki.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....