Warga Pati Desak Tambang Galian C Ilegal Ditutup, Akses Lokasi Dipasangi Portal
- 26 Agt 2026 19:38 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Tambang Illegal, Disoal Warga
RRI.CO.ID, Pati - Puluhan warga Dukuh Dopang, Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, mendesak penutupan tambang galian C ilegal yang dinilai merusak lingkungan. Desakan tersebut disampaikan warga dengan mendatangi kantor desa pada Rabu, 26 Agustus 2026, setelah aktivitas penambangan berdampak pada kerusakan Sungai Setro.
Koordinator aksi, Ali Irfan, mengatakan warga menolak keberadaan tambang karena aktivitas penambangan tanpa izin tersebut dinilai mengganggu ekosistem dan mengancam keselamatan masyarakat sekitar. Warga meminta aktivitas penambangan dihentikan dan lokasi tidak kembali digunakan untuk kegiatan serupa.
"Kami menolak tegas penambangan ilegal yang merusak lingkungan. Mengganggu ketenteraman, dan mengancam keselamatan warga," ujar Ali dalam orasinya.
Selain penutupan tambang, warga mendesak Pemerintah Desa Lahar menerbitkan pernyataan penolakan terhadap izin tambang secara permanen. Mereka juga meminta akses menuju lokasi penambangan dibeton dan ditutup agar aktivitas penambangan tidak kembali berlangsung.
Warga turut meminta aparat penegak hukum memproses pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas penambangan ilegal tersebut. Mereka menegaskan penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu.
Kepala Desa Lahar, Sarwanto, menegaskan pemerintah desa tidak pernah mengeluarkan rekomendasi izin kepada pengelola tambang tersebut. Ia memastikan pemerintah desa mendukung penutupan tambang demi menjaga lingkungan dan ketenteraman masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini disepakati bersama untuk ditutup. Desa Lahar harus bersih dari galian C demi menjaga kelestarian alam," ujar Sarwanto.
Sementara itu, eksekutor lapangan tambang, Hartoyo, mengakui aktivitas penambangan tersebut tidak mengantongi izin resmi. Menurutnya, kegiatan penambangan baru berlangsung selama lima hari sebelum akhirnya dihentikan oleh warga dan aparat.
Sebagai langkah memastikan tambang tidak kembali beroperasi, petugas bersama warga memasang portal beton permanen di akses menuju lokasi. Garis polisi juga dipasang di area tambang sebagai bagian dari penghentian aktivitas penambangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....