Gotong Royong, Jemaah Masjid di Kalipancur Hadirkan Ambulans Umat untuk Warga

  • 26 Agt 2026 15:49 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Semangat gotong royong jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas menghadirkan Ambulans Umat untuk membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan warga di Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Ambulans yang dibangun dari swadaya, infak, dan sedekah jemaah tersebut diresmikan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, Senin, 24 Agustus 2026.

Peresmian Ambulans Umat berlangsung bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Kegiatan tersebut turut dihadiri Habib Hamid Sholeh Ba'agil, para tokoh agama, serta warga Kalipancur dan Bambankerep.

Kehadiran ambulans ini diharapkan dapat mempermudah warga mendapatkan layanan rujukan kesehatan. Armada tersebut terutama diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan untuk menuju fasilitas kesehatan.

Pengelolaan Ambulans Umat menerapkan sistem subsidi silang. Warga kurang mampu dapat memanfaatkan layanan secara gratis, sementara warga yang mampu dipersilakan memberikan infak secara sukarela untuk mendukung operasional armada.

Iswar mengapresiasi kepedulian sosial jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas yang secara bersama-sama menghadirkan fasilitas tersebut. Menurutnya, Ambulans Umat menjadi contoh nyata kemandirian dan gotong royong masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan warga.

“Ambulans ini murni lahir dari kepedulian jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas. Warga kurang mampu gratis, yang mampu berinfak. Inilah bentuk gotong royong dan kemandirian warga yang sangat baik,” ujar Iswar.

Menurut Iswar, semangat gotong royong masyarakat dapat memperkuat upaya memperluas akses layanan kesehatan hingga tingkat lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting agar berbagai kebutuhan warga dapat dijawab secara bersama-sama.

Ia berharap Ambulans Umat dapat dikelola secara berkelanjutan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Perawatan armada dan pengelolaan yang baik juga diperlukan agar layanan dapat terus berjalan ketika warga membutuhkan.

“Kami berharap ambulans ini dikelola secara profesional. Terawat dengan baik dan terus menjadi penyedia layanan pertolongan medis yang cepat bagi warga yang membutuhkan,” kata Iswar.

Peresmian Ambulans Umat ditandai dengan pembunyian sirine ambulans. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salawat bersama yang dipimpin Habib Hamid Sholeh Ba'agil dan Grup Sholawat Ussyaqun Thoha.

Kehadiran ambulans tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui gerakan bersama di tingkat masyarakat. Dari swadaya dan sedekah jemaah, sebuah fasilitas kesehatan kini dapat dimanfaatkan untuk membantu warga yang membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....