Maulid Nabi di Lapas Semarang, 1.000 Warga Binaan Perkuat Spiritual dan Kemandirian

  • 26 Agt 2026 13:53 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Sebanyak sekitar 1.000 warga binaan Lapas Semarang mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dikemas dalam kegiatan Festival Cinta Rasul At Taubah, Rabu 26 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan menghadirkan penceramah Ustaz Supandi.

Peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. Melalui tema Cinta Rasul, warga binaan diajak meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW, termasuk memperkuat kepedulian terhadap sesama dan semangat untuk saling berbagi.

Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari mengatakan, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun kesadaran warga binaan agar dapat memperbaiki diri dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Pembinaan keagamaan diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Selain penguatan spiritual, Lapas Semarang juga mendorong kesiapan warga binaan untuk mandiri setelah bebas. Karena itu, dalam kegiatan tersebut pihak lapas turut melibatkan pelaku UMKM, baik yang menjalankan usaha di lingkungan Lapas maupun masyarakat di sekitar Lapas Semarang.

“Intinya ada dua hal. Kesiapan secara rohani dan kesiapan untuk mandiri serta berkarya di masyarakat,” kata Ahmad Tohari usai kegiatan peringatan Maulid Nabi.

Kegiatan Maulid Nabi kemudian ditutup dengan makan bersama. Sebanyak 1.000 porsi makanan disiapkan sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi, dengan dukungan dari pelaku UMKM yang ada di dalam Lapas serta masyarakat di sekitar Lapas Semarang.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Semarang tidak hanya memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi UMKM. Momen Maulid Nabi pun menjadi ruang kebersamaan bagi warga binaan, petugas, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar untuk berbagi sekaligus menumbuhkan harapan agar warga binaan siap kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....