MTQ Nasional, Polrestabes Semarang Siapkan Buka-Tutup Jalan dan Kantong Parkir

  • 25 Agt 2026 10:05 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Satlantas Polrestabes Semarang menyiapkan rekayasa lalu lintas dan sejumlah kantong parkir untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat puncak pembukaan MTQ Nasional. Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Sabtu, 12 September 2026 sore.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan, pihaknya telah beberapa kali berkoordinasi dengan panitia penyelenggara untuk menyiapkan pengaturan arus kendaraan. Termasuk, sistem drop off bagi masyarakat dan peserta kafilah yang akan menghadiri kegiatan tersebut.

“Kami sudah beberapa kali rapat dengan panitia. Nanti di kawasan Simpang Lima akan diatur sistem drop off, sedangkan kendaraan diarahkan ke kantong-kantong parkir yang sudah disiapkan,” kata Yunaldi, Selasa, 25 Agustus 2026.

Sejumlah lokasi disiapkan sebagai kantong parkir, di antaranya kawasan E-Plaza, area belakang Citraland, Masjid Baiturrahman, serta kawasan Wonderia dan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS). Lokasi tersebut terutama akan digunakan untuk menampung kendaraan, termasuk bus yang mengangkut peserta MTQ Nasional.

Selain itu, kepolisian juga menyiapkan sejumlah ruas jalan dan kawasan lain sebagai alternatif parkir apabila kapasitas kantong parkir utama tidak mencukupi. Di antaranya Jalan Inspeksi Baru, Jalan Pemuda, kawasan Kampung Kali, Jalan Cipto, MT Haryono hingga ruas di sepanjang Banjir Kanal Timur.

Menurut Yunaldi, pengaturan lalu lintas di kawasan Simpang Lima akan dilakukan secara situasional. Sistem buka-tutup jalan bahkan dapat diterapkan apabila terjadi peningkatan kepadatan kendaraan.

“Kalau memang diperlukan, akan dilakukan buka-tutup atau penutupan jalan secara situasional. Konsepnya seperti saat pelaksanaan car free day. Yang penting, kawasan tetap terkendali,” ujarnya.

Ia mengakui kepadatan kendaraan berpotensi terjadi karena tingginya jumlah masyarakat dan peserta yang hadir. Namun, pihaknya menargetkan kepadatan tersebut tidak sampai berkembang menjadi kemacetan.

“Padat itu biasa, tetapi yang jelas kami upayakan tidak terjadi kemacetan. Kami berharap masyarakat maupun peserta kafilah memarkirkan kendaraannya di lokasi yang sudah disediakan panitia,” katanya.

Yunaldi juga mengimbau para peserta dan pengunjung untuk memperhatikan lokasi parkir kendaraannya masing-masing agar proses kepulangan setelah kegiatan berlangsung dapat berjalan lebih tertib dan tidak menimbulkan penumpukan kendaraan. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas juga disiapkan di sejumlah titik lain yang menjadi lokasi pelaksanaan rangkaian MTQ Nasional, termasuk kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dan venue lainnya.

Sementara itu, persiapan di Lapangan Pancasila Simpang Lima mulai dilakukan dengan pemasangan sejumlah fasilitas dan tenda kegiatan. Satlantas Polrestabes Semarang juga telah berkoordinasi dengan panitia terkait aktivitas kendaraan pengangkut logistik agar proses dropping perlengkapan tidak mengganggu arus lalu lintas di pusat Kota Semarang.

“Kami sudah koordinasikan, Termasuk pengaturan truk-truk yang membawa perlengkapan agar aktivitas pemasangan tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujar Yunaldi.

Dengan penyiapan kantong parkir dan rekayasa lalu lintas tersebut, Polrestabes Semarang berharap pelaksanaan puncak pembukaan MTQ Nasional dapat berlangsung lancar. Sementara, mobilitas masyarakat di kawasan pusat Kota Semarang tetap terkendali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....