Hari Jadi Jateng, Nostalgia KLa Project Satukan Ribuan Warga

  • 23 Agt 2026 17:55 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Harmony of Java 2026 tidak hanya menjadi panggung hiburan dalam perayaan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Bagi ribuan warga yang memadati kawasan PRPP Jawa Tengah, Sabtu 22 Agustus 2026, acara tersebut menjadi ruang bernostalgia, berkumpul bersama keluarga, sekaligus menumbuhkan harapan untuk masa depan daerah.

Sejak sore hingga malam hari, masyarakat tumpah ruah menikmati pesta rakyat yang menghadirkan sejumlah musisi ternama. Penampilan GME, Pertelon Koplo, hingga grup musik legendaris KLa Project sukses menciptakan suasana meriah yang menyatukan berbagai generasi.

Eli Rahmawati, warga Salatiga, rela datang sejak pagi bersama lima temannya demi menyaksikan penampilan KLa Project. Bagi mereka, lagu-lagu grup musik tersebut menghadirkan kembali kenangan masa muda yang sulit dilupakan.

"Kebetulan ini gratis, jadi pada minat semua teman-teman. Terutama untuk kami yang seusia, yang masih tahun 80-an. Nostalgia," kata Eli. Kesempatan menikmati konser tanpa biaya membuat momen kebersamaan itu terasa semakin berkesan.

Menurut Eli, kemeriahan Harmony of Java menjadi sarana yang tepat bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati hiburan bersama. Ia berharap kegiatan serupa terus digelar karena mampu menghadirkan suasana yang hangat dan membahagiakan bagi warga.

"Kesannya luar biasa menyenangkan dan semoga pesta rakyat ini menjadi dedikasi dan inspirasi untuk berikutnya ada acara yang selanjutnya," ujarnya.

Di balik suasana penuh kegembiraan, Eli juga menyimpan harapan untuk kemajuan Jawa Tengah. Sebagai seorang guru, ia berharap pembangunan daerah ke depan semakin memperhatikan kesejahteraan masyarakat, termasuk tenaga pendidik.

Cerita serupa datang dari Antonius, warga Kota Semarang, yang memilih menghabiskan akhir pekan bersama keluarganya di lokasi acara. Ia menilai perayaan Hari Jadi Jateng menjadi lebih bermakna karena dapat dinikmati langsung oleh masyarakat.

Menurut Antonius, kehadiran musisi populer dan legendaris menjadi daya tarik yang membuat warga antusias datang. Selain menghibur, acara tersebut juga menciptakan ruang kebersamaan yang jarang ditemui dalam aktivitas sehari-hari.

"Mungkin bisa kembali hadir artis-artis yang populer, yang legendaris tentunya seperti ini. Saya kira tetap harus merakyat," ujarnya.

Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Ia mengatakan peringatan Hari Jadi ke-81 Jateng sengaja dikemas secara sederhana, namun justru mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Menurutnya, tingginya partisipasi warga menunjukkan kuatnya rasa memiliki masyarakat terhadap Jawa Tengah. "HUT ke-81 Provinsi Jawa Tengah kita mengadakan yang sangat-sangat sederhana. Saking sederhananya masyarakat berlimpah ruah datang ke tempat kita," kata Luthfi.

Luthfi menegaskan pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata. Kemajuan Jawa Tengah membutuhkan dukungan, keterlibatan, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat sebagaimana tercermin dalam semangat Harmony of Java 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....