Krisis Air Bersih, Polres Semarang Distribusikan 23 Ribu Liter Air bagi Warga Jagir

  • 23 Agt 2026 13:01 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kabupaten Semarang - Polres Semarang distribusikan 13 ribu liter air bersih kepada warga Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Suruh, Kabupaten Semarang pada Jumat 21 Agustus 2026. Bantuan air bersih tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Dusun Jagir yang terdiri dari delapan RT dengan jumlah sekitar 260 kepala keluarga atau kurang lebih 870 jiwa.

Kapolres Semarang, AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Khususnya dalam membantu warga dalam memenuhi kebutuhan dasar air bersih.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga melalui kegiatan ini kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti pendistribusian air bersih juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung.

“Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, relawan dan masyarakat terus terjaga. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat kita bantu dan selesaikan bersama,” tambahnya.

Kepala Desa Kedungringin, Nur Habibi mewakili masyarakat Dusun Jagir memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Semarang yang telah memberikan bantuan air bersih kepada warganya. ”Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga. Semoga Bapak Kapolres dan seluruh jajaran selalu diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.

Hal senada di sampaikan salah satu warga, Maya. Dimana dirinya mengakui apabila musim kemarau, Dusun Jagir selalu mengalami kekeringan. Warga mengandalkan sumur pribadi untuk keperluan pribadi maupun ternak, namun saat musim kemarau debit air di sumur sangat sedikit dan harus menunggu beberapa hari agar air bisa di ambil lagi.

"Ini merupakan hal tahunan setiap musim kemarau, dan sumur sumur warga mengalami kekeringan," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....