Kedung Pucang Cup 2026 Digelar, 40 Tim Voli Berebut Total Hadiah Rp20 Juta
- 23 Agt 2026 07:46 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Kedung Pucang, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo dimeriahkan dengan Turnamen Bola Voli Kedung Pucang Cup 2026. Kompetisi semi-open perdana ini diikuti 40 tim, terdiri dari 32 tim putra dan 8 tim putri.
Pembukaan digelar di lapangan Desa Kedung Pucang, Sabtu malam, 22 Agustus 2026, dan akan berlangsung selama 20 hari hingga 12 September 2026.
Ketua Panitia Normansyah menyebut turnamen ini tidak hanya untuk memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga membuka ruang pembinaan olahraga di tingkat desa. "Untuk tim ada 40-an, 32 tim putra dan juga delapan tim putri. Ke depannya bertambah pengalaman kita juga dan bisa menambah menyaring atlet-atlet di sekitar wilayah Kabupaten Purworejo,” kata Normansyah.
Panitia menyiapkan total hadiah Rp20 juta. Rinciannya Rp15 juta untuk kategori putra dan Rp5 juta untuk kategori putri.
Sementara itu, Ketua PBVSI Kabupaten Purworejo sekaligus anggota DPRD Timbul Susilo mengapresiasi penyelenggaraan turnamen. Ia menilai kompetisi desa penting untuk menjaring bibit atlet muda.
Lapangan yang digunakan dibangun melalui dana pokok-pokok pikiran DPRD sekitar Rp200 juta. Ke depan, fasilitas akan dilengkapi kamar mandi dan sarana pendukung lain. "Pemain yang menang harus terus belajar untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasinya, sementara pemain yang kalah harus menjadikannya sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras,” ujarnya.
Timbul juga membuka jalur pembinaan bagi pemain bertalenta. “Manakala ada anak-anak yang berpotensi, mempunyai postur yang tinggi, nanti bisa saya rekomendasikan untuk mengikuti seleksi mulai tingkat Kedu, Jawa Tengah, hingga Porprov," kata Timbul.
Dukungan juga datang dari Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Imam Teguh Purnomo. Ia menilai turnamen desa bisa menjadi kawah candradimuka atlet nasional. "Harapan saya, dari turnamen-turnamen desa seperti ini nanti ada bibit-bibit yang bisa menjadi pevoli nasional. Sudah mulai dari bibit, dari remaja, bahkan masih anak-anak di bawah 17 tahun mereka sudah berani bersaing. Berarti ini mentalnya sudah terbentuk,” kata Imam.
Ia berpesan agar seluruh peserta menjunjung sportivitas. “Kalau ada permainan seperti ini harus kita tunjukkan sportivitas. Yang kalah bisa mengambil pelajaran, yang menang bisa semakin lebih baik lagi," kata Imam.
Selain pembinaan, turnamen juga menggerakkan ekonomi warga. Kehadiran pemain, official, dan penonton meningkatkan omzet warung dan pedagang di sekitar lokasi. "Dengan dukungan panitia, pemerintah, tokoh masyarakat, dan organisasi olahraga, Kedung Pucang Cup diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak atlet voli muda dari desa-desa di Kabupaten Purworejo yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional,” pungkas Imam.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....