Mendadak Siaran, Pengunjung Pameran UMKM Jateng Rasakan Serunya Jadi Penyiar

  • 21 Agt 2026 19:19 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Siapa sangka kunjungan ke Pameran UMKM Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah bisa berujung menjadi pengalaman siaran radio. Stan Jateng Radio sukses menarik perhatian pengunjung yang mendadak duduk di depan mikrofon dan berbincang langsung layaknya penyiar profesional.

Muhammad Alfian, siswa SMK Negeri 7 Semarang, menjadi salah satu pengunjung yang merasakan pengalaman tersebut. Awalnya ia hanya datang untuk mengerjakan tugas sekolah, namun pulang dengan pengalaman pertama siaran radio yang tak terlupakan.

Rasa gugup sempat menghampiri saat dirinya diminta berbicara di depan mikrofon. Kekhawatiran salah bicara perlahan hilang setelah suasana siaran berjalan santai dan penuh keakraban.

"Deg-degan, kaget, dan takut juga awalnya. Ini soalnya pertama kali diwawancarai, nanti takut kalau belibet ngomongnya atau ada kendala apa gitu. Tapi alhamdulillah lancar dan bisa selesai wawancaranya," kata Alfian, Jumat 21 Agustus 2026.

Bersama temannya, Bilya Saif, Alfian berbincang selama beberapa menit mengenai aktivitas sekolah dan kemeriahan pameran UMKM. Momen sederhana itu berubah menjadi pengalaman yang membangun keberanian berbicara di depan umum.

"Kesannya menyenangkan juga bisa siaran, diwawancarai sama radio tadi. Bisa latihan bicara juga," ujar siswa kelas X asal Kota Semarang tersebut.

Pengalaman mendadak siaran juga dirasakan Razan Hanum, mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Meski sempat canggung saat pertama kali mendapat pertanyaan dari penyiar, suasana yang santai membuatnya cepat beradaptasi.

Menurut Razan, kesempatan tersebut menjadi pengalaman baru yang jarang ditemui dalam sebuah pameran. Selain menghibur, aktivitas itu juga melatih rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi.

Pegawai Pemprov Jawa Tengah, Dhania Prinitha, juga tidak menyangka bisa merasakan sensasi menjadi narasumber radio di sela kunjungannya ke pameran. Ia mengaku pengalaman tersebut menjadi hiburan sekaligus hal baru yang menyenangkan.

"Pengalamannya tadi senang ya, karena kita di sini selain jalan-jalan dan jajan UMKM, juga bisa nyoba siaran, ini hal baru sih," ungkap warga Ngaliyan, Kota Semarang itu.

Menurut Dhania, peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah tidak hanya menghadirkan hiburan dan produk UMKM, tetapi juga ruang interaksi yang kreatif bagi masyarakat. Ia berharap Jawa Tengah semakin maju, damai, dan sejahtera di masa mendatang.

Sementara itu, penyiar Jateng Radio, Aura Sita, mengatakan antusiasme masyarakat mencoba siaran cukup tinggi sejak stan dibuka pada Kamis 20 Agustus 2026. Lebih dari 50 orang dari berbagai latar belakang telah merasakan pengalaman berbicara langsung di udara.

Setiap sesi berlangsung sekitar lima hingga sepuluh menit dengan topik yang disesuaikan dengan profil pengunjung. Mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja swasta, aparatur sipil negara, hingga masyarakat umum mendapat kesempatan yang sama untuk merasakan sensasi menjadi penyiar dadakan.

"Yang nyoba siaran dari berbagai kalangan. Ada anak SMA-SMK, mahasiswa, pekerja swasta, PNS Pemprov Jateng sendiri juga ada. Terus banyak juga dari pengunjung masyarakat umum," ungkap Aura.

Selain menghadirkan pengalaman unik melalui stan Jateng Radio, pameran Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah juga menjadi ajang promosi produk unggulan daerah. Beragam kuliner dan produk UMKM dari 35 kabupaten/kota dipamerkan hingga Sabtu 22 Agustus 2026 di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Kehadiran stan siaran interaktif itu membuktikan bahwa pameran tidak hanya menjadi tempat berbelanja dan rekreasi. Bagi banyak pengunjung, pengalaman mendadak siaran justru menjadi kenangan paling berkesan dari perayaan Hari Jadi Jawa Tengah tahun ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....