Jelang Kenduri 23 Agustus, Kawasan Taman Menara Kudus Mulai Ditata
- 21 Agt 2026 13:51 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Persiapan pelaksanaan kenduri yang akan digelar di kawasan Taman Menara Kudus pada 23 Agustus 2026 mulai dilakukan. Sejumlah pihak terlibat dalam persiapan tersebut, termasuk Pemerintah Kabupaten Kudus, pengurus Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, serta unsur kelurahan dan desa, Jumat, 21 Agustus 2026.
Dalam persiapan tersebut, dilakukan kegiatan bersih-bersih kawasan Taman Menara. Kegiatan ini melibatkan Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perhubungan, pengurus Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, camat, serta kepala kelurahan atau kepala desa.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Abdul Halil, persiapan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menata kawasan Taman Menara agar ke depan terlihat lebih hijau dan rindang. “Supaya Taman Menara ini nanti ke depan lebih hijau, dengan nandur pepohonan yang ada di seputaran ini, termasuk Dinas PKPLH yang ada di kolaborasi kita,” ujar Halil.
Arahan penghijauan tersebut merupakan salah satu masukan dari Bupati Kudus dalam penataan kawasan Taman Menara. Jenis bibit yang akan ditanam berasal dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH).
Penanaman pohon dilakukan dengan tujuan utama untuk penghijauan dan menciptakan kawasan yang lebih rindang. Sementara jenis bibit yang digunakan masih akan dicek lebih lanjut oleh pihak dinas terkait.
Pelaksanaan kenduri pada 23 Agustus mendatang kata dia, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah diawali seminar dalam rangka Hari Jadi Kota Kudus pada 27 Juni 2026. Dari rangkaian tersebut, 23 Agustus menjadi momentum untuk memulai atau wiwiti sebuah rangkaian kegiatan di kawasan Taman Menara.
Dalam kegiatan tersebut nantinya akan terdapat sejumlah agenda, di antaranya pernyataan dari Bupati Kudus, deklarasi Bupati, pernyataan dari Ketua DPRD, serta dari pengurus Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus. Pemilihan Taman Menara sebagai lokasi kegiatan juga memiliki latar belakang sejarah.
Kawasan tersebut disebut memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan Kudus. Pada masa lalu, kawasan tersebut menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.
“Biasanya kalau di sini itu kan dulunya sebagai pusat, pusat alun-alun. Biasanya kan pasti ada pusat pemerintahnya,” jelasnya.
Sementara itu Bupati Kudus, Samani Intakoris mengatakan, pembiayaan kegiatan di Kabupaten Kudus untuk rangkaian tersebut sebagian besar mendapat dukungan dari pihak swasta dan sponsor. “Biayanya Kabupaten Kudus hanya 7 persen, sisanya disokong oleh pihak swasta dan sponsor,” ujarnya.
Dengan pola pembiayaan tersebut kata Bupati, pemerintah daerah berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan kegiatan sekaligus penataan kawasan. Persiapan menjelang pelaksanaan kenduri pada 23 Agustus pun terus dilakukan, termasuk memastikan kebersihan, penghijauan, serta kebutuhan perlengkapan di lokasi kegiatan.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kudus. Selain itu, juga memperkuat keberadaan Taman Menara sebagai kawasan bersejarah yang terus ditata dan dikembangkan. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....