Job Fair Hari Jadi Jateng Dibuka, Banjir Lowongan Kerja bagi Difabel
- 20 Agt 2026 14:27 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Job Fair Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah menyediakan 4.817 lowongan kerja dengan ribuan pelamar dari berbagai daerah yang berdatangan.
- Bursa kerja ini memberikan kesempatan khusus bagi penyandang disabilitas untuk masuk ke dunia kerja dan meningkatkan inklusi ketenagakerjaan.
- Pada hari pertama (20 Agustus 2026), sedikitnya 5.800 pencari kerja telah mendaftar melalui aplikasi Ayo Kerjo untuk mengikuti kegiatan tersebut.
RRI.CO.ID, Semarang - Ribuan pencari kerja langsung menyerbu Job Fair Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah yang digelar di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah. Tak hanya menyediakan 4.817 lowongan kerja, bursa kerja ini juga membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk masuk ke dunia kerja.
Pada hari pertama pelaksanaan, Kamis, 20 Agustus 2026, lokasi kegiatan dipadati pelamar dari berbagai daerah. Sedikitnya 5.800 pencari kerja tercatat telah mendaftar melalui aplikasi Ayo Kerjo untuk mengikuti bursa kerja tersebut.
Kepala Disnakertrans Jawa Tengah, Ahmad Aziz mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa job fair tatap muka masih menjadi pilihan utama pencari kerja. Selain melamar pekerjaan, peserta dapat berinteraksi langsung dengan perusahaan dan memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai posisi yang ditawarkan.
“Berdasarkan pengalaman selama ini, job fair yang konvensional atau offline seperti ini masih banyak diminati. Mereka bisa bertemu langsung dengan pihak perusahaan, mendalami kondisi kerjanya seperti apa, jabatannya seperti apa, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Sebanyak 48 perusahaan ikut membuka peluang kerja dalam kegiatan tersebut, termasuk delapan perusahaan yang dibawa oleh PT Kawasan Industri Kendal. Lowongan yang tersedia berasal dari berbagai sektor, mulai manufaktur, kesehatan, farmasi, agrikultur, perhotelan, hingga ritel.
Yang menarik, Job Fair Hari Jadi Jateng tahun ini memberikan ruang lebih besar bagi penyandang disabilitas. Sejumlah posisi kerja telah dikurasi secara khusus agar dapat diakses dan dilamar oleh pencari kerja disabilitas.
Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Sifa, penyandang tuna rungu yang datang dari Jawa Barat setelah mengetahui informasi kegiatan melalui media sosial. Dalam satu hari, ia langsung mengajukan lamaran ke tiga perusahaan yang membuka kesempatan kerja bagi disabilitas.
“Saya merasa bahagia. Acara seperti ini bisa memberikan informasi kepada teman-teman disabilitas,” kata Sifa.
Menurutnya, job fair seperti ini menjadi bukti bahwa akses informasi dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas semakin terbuka. Ia berharap semakin banyak perusahaan yang memberikan ruang kerja yang setara bagi semua kalangan.
| Baca juga: Jateng Kokoh Jadi Penyangga Pangan Nasional |
“Saya berharap acara ini bisa mendukung teman-teman disabilitas serta memberikan lapangan pekerjaan dan kesempatan bagi mereka,” ujarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, job fair menjadi sarana penting untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Selain memperluas akses kerja, kegiatan tersebut juga mendorong terciptanya pasar tenaga kerja yang lebih inklusif dan profesional.
“Di satu sisi perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja profesional. Di sisi lain, masyarakat bisa tertampung dari mana pun asalnya. Namun, yang terpenting adalah profesional,” ujarnya.
Bagi perusahaan, tingginya jumlah pelamar menjadi peluang untuk mendapatkan kandidat terbaik sesuai kebutuhan industri. Salah satunya PT JSCorp yang membuka sekitar 300 lowongan kerja, termasuk sejumlah posisi yang dapat diisi oleh penyandang disabilitas.
Perwakilan PT JSCorp, Ika, mengatakan antusiasme pencari kerja sangat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Perusahaannya bahkan membuka kesempatan walk-in interview setiap hari untuk memperluas akses rekrutmen.
“Ini pertama kali kami ikut dan ternyata ramai. Kalau posisi staf yang mensyaratkan pendidikan S1, peminatnya lumayan banyak,” kata Ika.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....