HUT ke-81 Jateng, Bibit Waluyo Ingatkan Pertanian Tetap Jadi Fondasi Ekonomi

  • 19 Agt 2026 17:18 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Mantan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menilai sektor pertanian tetap menjadi fondasi utama kekuatan ekonomi daerah. Di tengah peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, ia mengingatkan pentingnya menjaga peran petani sebagai penopang ketahanan pangan dan ekonomi nasional.

Pesan tersebut disampaikan Bibit usai mengikuti upacara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali, Rabu 19 Agustus 2026. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan nasional sehingga ekonomi daerah harus terus diperkuat.

"Jawa Tengah harus kuat ekonominya, sebagai penyangga ketahanan nasional. Masyarakat Jawa Tengah harus mempeng (tekun) bekerja, bertani, bercocok tanam untuk kesejahteraan keluarga dan bangsa," katanya.

Bibit menegaskan, sektor agraris merupakan kekuatan yang tidak boleh diabaikan. Dukungan pemerintah terhadap petani dan pertanian harus terus ditingkatkan agar produktivitas pangan tetap terjaga.

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki modal besar karena dikenal sebagai lumbung pangan nasional. Potensi tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Pandangan Bibit sejalan dengan capaian sektor pangan Jawa Tengah yang terus menunjukkan tren positif. Pada 2025, produksi padi Jawa Tengah mencapai sekitar 9,39 juta ton, sedangkan hingga Juli 2026 produksi gabah kering giling telah mencapai 6,74 juta ton.

Keberhasilan sektor pertanian juga berkontribusi pada perbaikan berbagai indikator pembangunan. Selain menjaga ketahanan pangan, aktivitas ekonomi masyarakat ikut mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, kerja keras masyarakat menjadi faktor penting di balik berbagai capaian pembangunan. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa.

“Kalau petani kita bekerja keras, maka kita yang diberi amanah memimpin Jawa Tengah juga harus bekerja keras. Sampai di tingkat desa,” ujar Luthfi.

Pada momentum Hari Jadi ke-81 ini, berbagai elemen masyarakat turut menyampaikan harapan agar Jawa Tengah terus maju. Semangat Gumregut Nyawiji menjadi pengingat bahwa pembangunan hanya dapat dicapai melalui kerja keras dan kebersamaan seluruh warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....