HUT ke-81 RI, Wabup Boyolali Tekankan Pentingnya Kemandirian Bangsa

  • 18 Agt 2026 10:32 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Boyolali – Wakil Bupati(Wabup) Boyolali, Dwi Fajar Nirwana menegaskan kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai bebas dari penjajahan, tetapi harus diwujudkan melalui pembangunan bangsa yang mandiri dan mampu berdiri di atas kekuatan sendiri. Kemandirian tersebut juga perlu diarahkan untuk mengelola kekayaan dan potensi nasional secara adil demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dwi Fajar saat membacakan sambutan Bupati Boyolali dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Gebyok, Desa Juwangi, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.

Menurutnya, tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” memiliki makna penting dalam pembangunan bangsa. Kedaulatan, kata dia, harus tercermin dari kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan dan mengembangkan kekuatannya tanpa bergantung pada pihak asing.

“Tema tersebut memiliki makna kita bangsa Indonesia mampu berdaulat dalam arti yang sesungguhnya. Menjadi bangsa yang mandiri, berdiri dengan kekuatan sendiri, tidak bergantung pada kekuatan asing,” ujarnya.

Ia mengatakan kemandirian tersebut harus diikuti dengan kemampuan mengelola kekuatan dan kekayaan yang dimiliki Indonesia secara adil. Pemanfaatan berbagai potensi nasional diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Juwangi diikuti berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan. Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), TNI/Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai instansi turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Perhutani KPH Telawa juga mengikuti upacara tingkat Kecamatan Juwangi setelah sebelumnya melaksanakan upacara bendera di halaman kantor KPH Telawa. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari momentum memperkuat semangat kebangsaan sekaligus sinergi dalam pembangunan masyarakat.

Administratur KPH Telawa, Titus Aryanto mengatakan, keikutsertaan jajaran Perhutani dalam peringatan kemerdekaan merupakan bentuk dukungan terhadap nilai perjuangan para pahlawan sekaligus komitmen meneruskan perjuangan melalui pembangunan. “Ini merupakan sebagai bentuk dukungan terhadap arti perjuangan para pahlawan serta bentuk komitmen meneruskan perjuangan para pahlawan dalam membangun bangsa untuk menciptakan masyarakat adil dan sejahtera,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Juwangi juga tidak hanya diisi dengan upacara. Masyarakat turut menyaksikan pertunjukan seni Reog dan Barongan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Kesenian Barongan yang berkembang di sejumlah desa di Juwangi memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat. Selain menjadi hiburan, kesenian tersebut juga menjadi sarana ungkapan syukur sekaligus memperkuat kebersamaan dan integrasi sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....