Polda Jateng Kirim 10 Truk Bantuan dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

  • 17 Agt 2026 15:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Polda Jateng memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) usai melaksanakan upacara bendera peringatan HUT RI ke 81, Senin 17 Agustus 2026. Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, bantuan tahap pertama tersebut diberangkatkan dari Mapolda Jateng dengan menggunakan 10 truk dan 1 mobil boks.

Bantuan tersebut merupakan hasil dukungan keluarga besar Polda Jateng, Bhayangkari se-Jawa Tengah, serta para donatur yang menyalurkan kepeduliannya melalui Polda Jateng. Berbagai kebutuhan yang diberangkatkan.

Bantuan meliputi air mineral, susu bubuk, makanan siap saji, mi instan, beras, minyak goreng, biskuit, gula, popok, selimut, terpal, pakaian anak dan remaja dalam kondisi baru, pakaian dalam, sarung, serta roti. Polda Jateng juga mengirimkan 11.000 lembar selimut tebal, serta 15.000 potong pakaian baru bagi anak dan remaja.

“Insya Allah, Jawa Tengah ini juga dikenal dengan produk makanan abon kering, kita akan mengirimkan abon kering sejumlah 1,2 ton yang dikemas dalam bungkus kecil 250 gram sehingga bisa langsung dikonsumsi, selain enak, bergizi, dan praktis,” jelasnya.

Menurut Kapolda, jenis bantuan yang dikirim tidak semata-mata ditentukan dari persediaan yang ada, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana. Polda Jateng sebelumnya telah berkomunikasi dengan Wakapolda NTT untuk mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan yang paling diperlukan saat ini.

“Semalam saya sudah komunikasi dengan Wakapolda Nusa Tenggara Timur untuk merinci kebutuhan apa saja yang paling diperlukan saat ini di sana. Sebagian kita kirim melalui truk, dan sebagian bantuan akan menyusul. Untuk efisiensi, personel kami juga akan menuju lokasi dan membeli bahan-bahan yang dibutuhkan dari tempat terdekat,” jelasnya.

Tak hanya mengirimkan bantuan logistik, Polda Jateng turut menerjunkan tiga dokter dan lima personel untuk membantu penanganan trauma healing bagi masyarakat terdampak. Kehadiran personel tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan masyarakat, khususnya mereka yang mengalami tekanan psikologis setelah menghadapi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....