Salatiga Cetak Rekor LEPRID, 1.276 Botol Jelantah Jadi Amal
- 17 Agt 2026 00:43 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui inovasi pelestarian lingkungan dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga. Aksi kepedulian lingkungan tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 1.276 botol minyak jelantah hingga sukses mencatatkan rekor baru di Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., bersama Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menghadiri puncak Gerakan Sedekah Jelantah untuk Amal di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Acara ini turut dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga, jajaran asisten Sekda, serta Kepala DLH Kota Salatiga.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada LEPRID, jajaran Pokja PKK, DLH, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi aktif. "Pesan moralnya adalah bersedekah tidak harus selalu dengan uang, barang bekas yang tadinya dianggap tidak berharga kini bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan sesama," ujar Robby.
Ia menegaskan, gerakan ramah lingkungan ini harus terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh lapisan warga. Robby berharap kebiasaan mengelola limbah jelantah ini tidak hanya berhenti di kalangan ASN dan kader PKK, melainkan menjadi budaya bersama seluruh masyarakat Salatiga.
Senada dengan Wali Kota, Ketua TP PKK Kota Salatiga Retno Robby Hernawan memaparkan bahwa gerakan ini berakar dari kepedulian terhadap ancaman limbah minyak goreng bagi ekosistem dan kesehatan tubuh. Pembuangan jelantah secara sembarangan terbukti merusak lingkungan hidup, sementara penggunaan berulang untuk konsumsi sangat membahayakan kesehatan.
"Kota yang berhasil bukan hanya dibangun dari kebijakan yang baik, tetapi juga dari kebiasaan baik yang dilakukan bersama oleh warganya," ungkap Retno menegaskan komitmen keberlanjutan program tersebut. Ia memastikan gerakan ini akan terus digencarkan secara masif ke depannya melalui partisipasi aktif aparatur pemerintah dan warga.
Sementara itu, Ketua LEPRID Paulus Pangka yang hadir langsung mengesahkan pencatatan rekor menyampaikan rasa bangganya terhadap inisiatif Pemkot Salatiga. "Gerakan ini bukan sekadar mengejar angka statistik, melainkan menumbuhkan kepedulian nyata yang dimulai dari rumah tangga, semoga ini menjadi inspirasi bagi Jawa Tengah dan Indonesia," tutur Paulus.
Kegiatan puncak tersebut diakhiri dengan prosesi penyerahan simbolis botol minyak jelantah dari Kepala DLH kepada Ketua TP PKK Kota Salatiga. Selanjutnya, minyak jelantah tersebut diserahkan secara resmi kepada pihak LEPRID sebagai bukti sah pencatatan rekor prestasi lingkungan hidup. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....