IPLM Purworejo Turun, Pemkab Gelar Festival Literasi 11 Hari Genjot Minat Baca

  • 15 Agt 2026 18:01 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Upaya menguatkan budaya baca di Kabupaten Purworejo kembali digencarkan. Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) menggelar Festival Literasi Kabupaten Purworejo Tahun 2026. Festival bertemakan “Semarak Literasi” ini berlangsung selama 11 hari, 14 - 24 Agustus 2026 di halaman Gedung Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo.

Festival dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, Jumat (14/8/2026). Turut hadir Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Rahmah Nur Hayati, jajaran Forkopimda, Kepala Dinpusip Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho, dan Kepala Dindikbud Yudhie Agung Prihatno.

Dalam sambutannya, Wabup Dion menegaskan meningkatkan minat baca bukan hanya tugas Dinpusip. “Maka, ke depan, menjadi PR kita untuk meningkatkan minat baca anak-anak kita. Dan ini bisa kita capai ketika OPD lintas sektoral bisa bekerjasama juga, tidak hanya Dinpusip saja,” ujarnya.

Sebagai langkah nyata, pada pembukaan juga dilakukan penandatanganan MoU antara Dinpusip dan Dindikbud Purworejo. Wabup juga mendorong peran orang tua melalui arahan, bimbingan, dan keteladanan di rumah. “Karena saya percaya, dari membaca inilah akan membuka khazanah keilmuan kita, membuka sudut pandang kita. Dan saya yakin dengan banyak membaca akan lebih banyak memberikan manfaat daripada mudharatnya bagi kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinpusip Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho memaparkan data yang menjadi dasar pelaksanaan festival. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Purworejo pada 2025 berada di angka 9,36 dengan kategori rendah. Angka ini turun dibanding 2024 yang sebesar 78,32 dengan kategori sedang.

Begitu pula Tingkat Kegemaran Membaca (TKM), dari 70,24 pada 2024 turun menjadi 56,83 pada 2025. “Mengacu pada data tersebut, kegiatan festival literasi ini menjadi salah satu upaya yang tepat untuk meningkatkan minat baca dan mengkampanyekan kembali Gerakan Literasi Masyarakat, sehingga ke depan diharapkan dapat meningkatkan capaian IPML dan TKM di Kabupaten Purworejo,” kata Aan.

Selama 11 hari, festival akan diisi berbagai kegiatan untuk semua usia. Tujuannya menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua dan anak, agar menjadikan membaca sebagai kebiasaan. Pemkab berharap melalui festival ini, budaya literasi kembali menguat dan berdampak pada peningkatan indeks literasi daerah.(Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....