Sambut HUT Kemerdekaan RI, GPIB Beth-El Magelang dan Lintas Iman Resik-Resik Kutha

  • 15 Agt 2026 13:14 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • ulang tahun ke-81 Kemerdekaan RI
  • Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Beth-EL Magelang
  • resik-resik kutha
  • Alun-alun Bhinneka Tunggal Ika
  • Bulan Gereja, Masyarakat dan Agama ( Germasa)

RRI.CO.ID, Kota Magelang - Menyambut ulang tahun ke-81 Kemerdekaan RI, Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Beth-EL Magelang melakukan aksi resik-resik kutha (bersih-bersih kota). Pada kegiatan tersebut tidak hanya diikuti jemaat GPIB Beth-El, melainkan juga melibatkan umat lintas iman dari agama Hindhu dan Islam.

‘Kegiatan resik-resik kutha tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut ulang tahun ke-81 Kemerdekaan RI. Selain itu dalam upaya mendukung program kebersihan kota yang dicanangkan Pemkot Magelang,” kata Ketua II Pengurus Harian Jemaat Majelis GPIB Beth-el, Penatua Reno Ranuh di sela-sela resik-resik kutha , Sabtu 15 Agustus 2026.

Pada kegiatan tersebut, pihaknya juga mengandeng dari lintas iman yakni dari umat Hindhu dan umat Islam. Sehingga, nilai-nilai toleransi beragama di Kota Magelang terlihat semakin nyata, terlebih di sebelah GPIB Beth-El sedang dibangun Pura Jagat Nyatra.

“Kota Magelang sudah terlihatg bersih dan tuga kita mempertahankan kebersihan tersebut. Selain itu, dengan keberadaan Pura Jagat Nyatra di samping GPIB ini keberagaan Alun-alun Bhinneka Tunggal Ika semakin terlihat dan menjadikan Ia Kota Magelang sebagai contoh teladan Kota Toleransi di Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan resik-resik kutha yang diselenggarakan GPIB Beth-El tersebut bertepatan dengan Bulan Gereja, Masyarakat dan Agama ( Germasa) yang dirayakan setiap bulan Agustus. Pada Germasa tersebut dilakukan berbagai kegiatan tematik seperti bakti sosial, seminar , dioalog kerukunan dan merawat lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan sikap iman dala melestarikan lingkungan, ranah lingkungan dan menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, juga membangun relasi dengan masyarakat dan masyarakat serta umat beragama lainnya.“ tuturnya.

Sementara itu Ketua Parisadha Hindhu Dharma Kota Magelang, Gde Mahardika mengapresiasi langkah dari GPIB Beth-El Magelang yang secara bergotong-royong membersihkan sampah yang ada di kawasan Alun-alun Kota Magelang dan sepanjang kawasan Pecinan. Selain itu, kegiatan tersebut yang paling penting yakni guyub (kebersamaan ) umat beragama di Kota Magelang dalam menjaga kebersihan kota.

“Yang paling pokok yakni guyub-nya kita, bersihnya kita dan kerukunan antarumat beragama yang perlu dirintis setiap hari. Tidak hanya teori saja, melainkan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari,”kata Gde Mahardika. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....