BPJS Ketenagakerjaan dan FK Undip Perkuat Perlindungan Mahasiswa Magang

  • 14 Agt 2026 10:37 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Majapahit bersama Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) memperkuat perlindungan jaminan sosial bagi mahasiswa yang menjalani kegiatan magang atau praktik kerja di lapangan. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan mahasiswa memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko kecelakaan selama menjalankan kegiatan praktik.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit, Farah Diana, mengatakan mahasiswa yang menjalani magang maupun praktik kerja memiliki risiko yang tidak jauh berbeda dengan pekerja pada umumnya. Oleh karena itu, perlindungan jaminan sosial dinilai penting diberikan sejak mahasiswa mulai terjun ke lingkungan kerja.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dari Fakultas Kedokteran Undip, terhadap keselamatan dan kesejahteraan mahasiswanya. Mahasiswa yang terjun untuk PKL atau magang sangat rentan terhadap risiko kecelakaan kerja,” ujar Farah dalam siaran pers, Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurut Farah, salah satu bentuk perlindungan yang dapat diberikan adalah mendaftarkan mahasiswa magang ke dalam program Bukan Penerima Upah (BPU). Langkah tersebut dinilai sebagai upaya preventif untuk memberikan jaring pengaman selama mahasiswa menjalankan kegiatan praktik.

Perlindungan jaminan sosial tersebut diharapkan membuat mahasiswa dapat menjalankan kegiatan praktik medis maupun kegiatan lapangan dengan lebih aman dan maksimal. Terlebih, kegiatan magang dapat menempatkan mahasiswa langsung pada lingkungan kerja yang memiliki berbagai potensi risiko.

Sosialisasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit bersama Fakultas Kedokteran Undip mendapat sambutan positif dari jajaran fakultas. Pihak Fakultas Kedokteran Undip mengapresiasi informasi mengenai perlindungan jaminan sosial bagi mahasiswa magang.

Melalui kolaborasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap kesadaran mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat diperkuat di lingkungan pendidikan. Perlindungan sejak dini dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran terhadap keselamatan kerja sekaligus menghadirkan jaring pengaman bagi mahasiswa yang mulai memasuki dunia kerja.

Ke depan, sinergi antara institusi pendidikan dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat semakin luas. Dengand demikian, semakin banyak mahasiswa yang menjalani magang atau praktik kerja memperoleh perlindungan jaminan sosial selama berada di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....