Layanan Fast Track RSUD Dr Moewardi Dipuji, Antrean Pasien Kini Lebih Terkendali

  • 13 Agt 2026 18:53 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi penerapan layanan fast track di RSUD Dr Moewardi Surakarta yang dinilai mampu mengurangi penumpukan pasien. Pembenahan alur pelayanan tersebut menjadi langkah penting mengingat rumah sakit rujukan itu melayani 1.500 hingga 3.000 kunjungan pasien setiap hari.

Taj Yasin meninjau langsung pelaksanaan layanan fast track di RSUD Dr Moewardi, Kamis 13 Agustus 2026. Dari hasil pemantauan, ia melihat kondisi pelayanan jauh lebih tertata dibanding sebelumnya.

Menurutnya, penumpukan pasien yang sebelumnya kerap terlihat di lantai 1 kini sudah berkurang. Pasien yang membutuhkan pelayanan telah diarahkan ke lantai 3 sehingga distribusi layanan menjadi lebih merata.

“Saya senang. Saya sudah tidak melihat lagi masyarakat atau pasien di bawah (lantai 1) numpuk,” kata Taj Yasin.

Ia menilai perubahan tersebut menunjukkan sistem fast track mulai berjalan efektif. Pembenahan alur pelayanan dinilai mampu mempercepat proses penanganan pasien dan mengurangi kepadatan di titik-titik pelayanan.

“Ini artinya pelayanan fast track itu semakin meningkat. Semakin baik,” ujarnya.

Perbaikan layanan ini menjadi perhatian khusus setelah sebelumnya muncul keluhan masyarakat terkait lamanya proses pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Menurut Taj Yasin, persoalan tersebut tidak selalu berkaitan dengan penanganan medis, tetapi juga dipengaruhi proses koordinasi dan perpindahan pasien antarunit.

Rumah sakit terus memperkuat konektivitas antarbagian agar proses pelayanan berjalan lebih cepat. Setiap unit didorong memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga pasien tidak terdampak oleh kendala koordinasi internal.

Taj Yasin mengatakan, peningkatan kualitas layanan di RSUD Dr Moewardi memiliki arti penting karena rumah sakit tersebut menjadi salah satu wajah pelayanan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kepercayaan masyarakat yang tinggi harus dijawab dengan pelayanan yang cepat, profesional, dan nyaman.

Ia juga mengapresiasi tingginya kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Dr Moewardi. Hal itu terlihat dari banyaknya pasien yang datang tidak hanya dari Jawa Tengah, tetapi juga dari berbagai daerah di luar provinsi.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr Moewardi Yunita Dyah Suminar menjelaskan, rumah sakit kini memberi perhatian khusus pada durasi pasien berada di IGD. Pasien kegawatdaruratan ditargetkan memperoleh kepastian penanganan maksimal dalam waktu enam jam sejak masuk IGD.

Dalam rentang waktu tersebut, dokter harus menentukan langkah medis lanjutan yang diperlukan. Keputusan itu dapat berupa tindakan operasi, rawat inap, perawatan intensif di ICU, atau penanganan lainnya sesuai kondisi pasien.

Menurut Yunita, pasien yang berada lebih dari enam jam di IGD menjadi salah satu fokus evaluasi rumah sakit. Berbagai pembenahan terus dilakukan agar pelayanan semakin responsif dan kebutuhan pasien dapat ditangani lebih cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....