Lomba Tarik Bus 10,8 Ton Meriahkan HUT RI di Terminal Tidar Magelang

  • 13 Agt 2026 15:53 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang menggelar lomba tarik bus AKAP seberat 10,8 ton untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Kamis, 13 Agustus 2026.
  • Lomba melibatkan delapan tim yang terdiri dari pegawai terminal, Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI), pedagang asongan, agen bus, pelaku UMKM, dan perwakilan instansi pemerintah.
  • Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas unsur termasuk Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP Kota Magelang, dan Dinas Perhubungan Kota Magelang.

RRI.CO.ID, Kota Magelang - Beragam cara dilakukan masyarakat untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang, perayaan kemerdekaan diisi dengan lomba menarik bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) seberat 10,8 ton yang melibatkan warga dan berbagai unsur yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan terminal, Kamis, 13 Agustus 2026.

Lomba tersebut diikuti delapan tim yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari pegawai Terminal Tipe A Tidar, Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI), pedagang asongan, agen bus, pelaku UMKM, hingga perwakilan instansi pemerintah. Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP Kota Magelang, dan Dinas Perhubungan Kota Magelang juga turut diundang dalam kegiatan tersebut.

Kepala Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang, Aris Mujiono, mengatakan perlombaan sengaja dibuat berbeda dengan lomba kemerdekaan pada umumnya. Bus dipilih karena berkaitan langsung dengan aktivitas dan fungsi terminal sebagai tempat pelayanan angkutan penumpang.

“Para peserta lomba menarik bus ini merupakan warga yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan Terminal Tidar Magelang. Mereka yakni pegawai intern Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang, SPTI, pedagang asongan, agen bus dan pelaku UMKM, juga Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP Kota Magelang dan Dinas Perhubungan Kota Magelang,” katanya di sela kegiatan.

Dalam perlombaan tersebut, panitia menyiapkan dua bus AKAP dengan bobot masing-masing mencapai 10,8 ton. Setiap tim beranggotakan enam orang dan harus menarik bus sejauh 25 meter.

Menurut Aris, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga yang beraktivitas di lingkungan terminal. “Kami berharap dengan kegiatan tersebut jalinan silaturahmi seluruh warga di lingkungan terminal tetap terjaga,” ujarnya.

Aris juga mengingatkan para pengusaha angkutan penumpang untuk memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi standar kelaikan jalan. Menurutnya, aspek keselamatan tetap menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan transportasi meskipun kegiatan kali ini dikemas dalam suasana perayaan kemerdekaan.

Salah satu peserta, Roma Surya, menyambut positif perlombaan tersebut. Menurutnya, kegiatan tarik bus menjadi kesempatan bagi berbagai unsur di terminal untuk berkumpul sekaligus menguji kekuatan dan ketangkasan.

“Lomba ini sangat bagus, karena selain sebagai ajang bersilaturahmi, berkumpul bersama. Lewat perlombaan seperti ini juga sebagai ajang menguji ketangkasan dan keterampilan masing-masing peserta,” katanya.

Selain lomba menarik bus, Terminal Tipe A Tidar Magelang sebelumnya telah menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan warga terminal. Di antaranya lomba makan kerupuk, lari sambil membawa kelereng, dan sejumlah permainan tradisional lainnya.

Untuk lomba menarik bus, panitia menyediakan hadiah uang tunai bagi tiga tim terbaik. Juara pertama memperoleh Rp500 ribu, juara kedua Rp300 ribu, sedangkan juara ketiga mendapatkan Rp200 ribu.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan Terminal Tidar. Perayaan kemerdekaan pun menjadi momentum bagi para pekerja, pelaku usaha, dan instansi yang beraktivitas di terminal untuk saling berinteraksi dalam suasana yang lebih santai dan penuh semangat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....