Perkuat Pembinaan Rohani, Lapas Semarang Gandeng Yayasan Keluarga Kerajaan Sorga

  • 10 Agt 2026 11:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Yayasan Keluarga Kerajaan Sorga dalam rangka pembinaan kerohanian bagi warga binaan beragama Kristiani.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, bersama Pimpinan Yayasan Keluarga Kerajaan Sorga, Pendeta Christiana Hafsari, di Gereja Oikumene Lapas Kelas I Semarang, Sabtu, 8 Agustus 2026. Disaksikan oleh jajaran pejabat struktural, di antaranya Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan beserta staf.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, mengatakan, pembinaan kepribadian merupakan salah satu pilar utama dalam sistem pemasyarakatan. Menurutnya, pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran diri, memperbaiki perilaku, serta membangun optimisme warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

"Kami meyakini bahwa perubahan yang sesungguhnya berawal dari hati. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan warga binaan Kristiani memperoleh pembinaan rohani secara berkesinambungan sehingga memiliki bekal moral, spiritual, dan karakter yang kuat ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat," ujar Ahmad Tohari.

Ia berharap kerja sama tersebut menjadi awal dari sinergi yang semakin erat antara Lapas dengan berbagai lembaga keagamaan dalam mendukung keberhasilan pembinaan warga binaan. Sementara itu, Pendeta Christiana Hafsari menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Lapas Kelas I Semarang kepada Yayasan Keluarga Kerajaan Sorga untuk turut berpartisipasi dalam program pembinaan warga binaan.

"Kami bersyukur dapat menjadi bagian dari proses pembinaan ini. Kami berkomitmen memberikan pendampingan rohani secara konsisten agar warga binaan memiliki harapan baru, mengalami perubahan hidup yang positif, dan semakin siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," ungkapnya.

Usai penandatanganan perjanjian kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial berupa pembagian bingkisan perlengkapan mandi. Bingkisan diberikan kepada warga binaan Kristiani yang mengikuti kegiatan sebagai bentuk kepedulian dan kasih kepada sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....