Pekan Kreasi Pati Bekali Seni Bercerita bagi Pelajar dan Masyarakat

  • 05 Agt 2026 18:37 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Pelatihan storytelling diselenggarakan sebagai bagian dari Pekan Kreasi Pati 2026 di Alun-Alun Pati pada 5 Agustus 2026 untuk mengajarkan pelajar dan masyarakat cara mengemas pesan yang menarik dan berkesan.
  • Romi Japret, praktisi storytelling dari Cilacap, membimbing peserta dalam teknik penyusunan cerita dengan fokus pada pembuatan konten digital yang efektif.
  • Pendekatan bercerita terbukti lebih efektif membangun kedekatan dengan audiens dibandingkan dengan promosi langsung tradisional.

RRI.CO.ID, Pati – Pelatihan storytelling atau seni bercerita menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pekan Kreasi Pati 2026 yang digelar di Alun-Alun Pati, Rabu, 5 Agustus 2026. Melalui pelatihan ini, pelajar dan masyarakat diajak memahami cara mengemas pesan agar lebih menarik, mudah dipahami, dan membekas di benak audiens.

Pelatihan menghadirkan praktisi storytelling asal Cilacap, Romi Japret, yang membagikan berbagai teknik menyusun cerita, terutama dalam pembuatan konten digital. Menurutnya, pendekatan bercerita lebih efektif membangun kedekatan dengan audiens dibandingkan promosi yang dilakukan secara langsung.

"Kalau konteksnya bercerita, maka orang dengan ikhlas rela membagikan konten tersebut ke berbagai platform media sosial. Apapun yang ingin kita jual, jadikan itu sebuah cerita, bukan sekadar promosi semata," ujar Romi.

Ia menjelaskan, cerita yang disampaikan dengan baik memiliki peluang lebih besar untuk diterima dan dibagikan oleh masyarakat. Kemampuan storytelling dinilai menjadi bekal penting, baik untuk memperkenalkan produk, menyampaikan gagasan, maupun membangun komunikasi di era digital.

Salah seorang peserta, Agisya Olita, siswi SMA Negeri 3 Pati asal Kecamatan Margorejo, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru setelah mengikuti pelatihan tersebut. Ia kini lebih memahami cara membuat konten yang mampu menarik perhatian publik.

"Setelah mengikuti pelatihan ini saya mendapatkan ilmu yang lebih luas dan pengetahuan yang lebih dalam. Saya belajar cara membuat konten dan mengemasnya agar mendapat penonton yang lebih banyak," katanya.

Pelatihan storytelling ini diikuti puluhan pelajar dan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati. Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap peserta memiliki keterampilan komunikasi yang lebih baik sekaligus mampu menghasilkan konten kreatif yang informatif dan mudah diterima masyarakat. (agp)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....