Enam Daerah Sudah Dilirik Investor, Jateng Siapkan 12 Kawasan Industri Baru
- 31 Jul 2026 18:47 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat pengembangan 12 kawasan industri baru untuk menarik lebih banyak investasi dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Langkah ini juga ditujukan untuk memastikan ketersediaan infrastruktur serta memberikan kemudahan bagi investor yang menanamkan modal di lokasi yang telah ditetapkan sebagai kawasan industri.
Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, mengatakan pengembangan kawasan industri menjadi salah satu strategi yang didorong langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Melalui upaya tersebut, pemerintah ingin menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif dan terintegrasi.
Pemprov Jateng menargetkan pembentukan 12 kawasan industri baru yang tersebar di Rembang, Demak, Kota Semarang, Kendal, Batang, Brebes, Kabupaten Semarang, Grobogan, Boyolali, Kebumen, Banyumas, dan Cilacap. Kawasan-kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan investasi daerah.
Sakina menjelaskan, DPMPTSP telah melakukan identifikasi terhadap 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk memetakan potensi pengembangan kawasan industri. Hasilnya, enam daerah yakni Rembang, Kendal, Pemalang, Demak wilayah Pantura, Sukoharjo, dan Grobogan telah menunjukkan daya tarik kuat bagi investor.
Menurutnya, minat investor terhadap enam daerah tersebut menjadi sinyal positif bagi percepatan pengembangan kawasan industri di Jawa Tengah. Pemerintah daerah pun terus melakukan berbagai persiapan agar proses investasi dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar hingga kawasan industri baru dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. "Kami juga akan melakukan pengawalan terhadap seluruh prosesnya, agar dapat segera terwujud menjadi kawasan industri," kata Sakina, Kamis 30 Juli 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....