Program Warung Sembako Gratis Antar Warga Purworejo Raih Besteam Award 2026

  • 29 Jul 2026 13:29 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo – Pendiri program Warung Sembako Gratis untuk Anak Yatim asal Kabupaten Purworejo, Yan Budi Nugroho, meraih BesTeam Award 2026 dari Dompet Dhuafa. Penghargaan nasional tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kepeduliannya dalam mendampingi anak-anak yatim melalui program sosial yang dinilai inovatif dan berdampak nyata.

Penghargaan diserahkan pada ajang Indonesia Dream Festival 2026 di Jakarta. BesTeam Award diberikan kepada individu, komunitas, maupun figur publik yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan anak yatim di Indonesia.

Program Warung Sembako Gratis yang digagas Yan dinilai menghadirkan pendekatan berbeda dalam penyaluran bantuan. Melalui konsep tersebut, anak-anak yatim binaan dapat mengambil sendiri kebutuhan pokok secara lebih mudah sekaligus tetap menjaga martabat mereka sebagai penerima manfaat.

Ketua Panitia BesTeam Award 2026, Widodo, mengatakan penerima penghargaan dipilih melalui proses observasi dan survei yang dilakukan tim Dompet Dhuafa di berbagai daerah. Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan kepada sosok yang menghadirkan kepedulian nyata dengan pendekatan yang unik.

"Pada Indonesia Dream Festival 2026 ini, Dompet Dhuafa memberikan apresiasi kepada insan yang memiliki kepedulian nyata terhadap anak-anak yatim dengan pendekatan yang unik. Salah satu individu yang menerima penghargaan adalah Bapak Yan Budi Nugroho atas inisiasi warung sembako gratis untuk anak-anak yatim binaannya," ujar Widodo, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi Yan untuk terus mengembangkan program sosialnya. Selain itu, model pendampingan yang dijalankan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.

"Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi kepada anak-anak yatim sekaligus menjadi warna baru dalam model kepedulian sosial di Kabupaten Purworejo," katanya.

Sementara itu, Yan Budi Nugroho mengaku tidak pernah membayangkan akan menerima penghargaan tersebut. Selama ini, ia hanya menjalankan kegiatan sosial secara konsisten tanpa pernah mendaftarkan program Warung Sembako Gratis untuk mengikuti ajang penghargaan.

"Saya tidak pernah menyangka akan mendapatkan BesTeam Award 2026 dari Dompet Dhuafa. Saya tidak pernah mendaftarkan kegiatan sosial yang saya lakukan. Bagi saya, penghargaan ini sangat prestisius karena diberikan oleh lembaga filantropi Islam yang memiliki reputasi," ujarnya.

Yan menjelaskan konsep Warung Sembako Gratis dinilai sederhana, namun efektif karena bantuan dapat diterima langsung oleh anak-anak yatim melalui mekanisme yang mudah. Ia berharap program tersebut dapat menginspirasi lahirnya gerakan serupa di berbagai daerah.

Yan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung kegiatan pembinaan anak-anak yatim, termasuk Bupati Purworejo Yuli Hastuti dan Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui dinas terkait. Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi modal penting agar program sosial tersebut dapat terus berjalan dan memberi manfaat bagi anak-anak yatim.

Di akhir kesempatan, Yan mengajak generasi muda untuk tidak ragu memulai kebaikan sekecil apa pun. "Kalau ingin berbuat baik, ya lakukan saja, jangan takut memulai,” katanya.

“Dari satu kebaikan akan lahir kebaikan-kebaikan lainnya. Keberhasilan terbesar bukan ketika kita menerima penghargaan, tetapi ketika apa yang kita mulai dapat diteruskan oleh generasi berikutnya," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....