BKKBN Jateng Gencarkan Upaya Membangun Keluarga Melalui Tiga Pilar Utama

  • 27 Jul 2026 13:13 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa Program Bangga Kencana kini tidak lagi dimaknai sebatas program Keluarga Berencana (KB). Program tersebut telah berkembang menjadi upaya pembangunan keluarga secara menyeluruh melalui tiga pilar utama, yaitu pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.

Penegasan tersebut disampaikan Pranata Humas Ahli Madya Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah, Tatas Aji Dharma saat menjadi narasumber dalam program Mangun Praja di Pro 4 RRI Semarang, Senin, 27 Juli 2026. Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat yang menganggap Bangga Kencana hanya berkaitan dengan penggunaan alat kontrasepsi atau pengaturan jumlah kelahiran, padahal cakupan program tersebut jauh lebih luas.

Melalui pendekatan pembangunan keluarga, Bangga Kencana berupaya meningkatkan kualitas keluarga sejak sebelum menikah, masa kehamilan, pengasuhan anak, pendampingan remaja, hingga pembinaan lanjut usia. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di setiap tahapan kehidupan.

Implementasi program dilakukan melalui berbagai kelompok kegiatan di masyarakat, seperti Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL). Berbagai kegiatan tersebut didampingi oleh penyuluh keluarga berencana bersama kader di tingkat kecamatan dan desa untuk memberikan edukasi mengenai pengasuhan, kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, hingga penguatan ketahanan keluarga.

Selain pembangunan keluarga, Bangga Kencana juga mendukung terwujudnya keseimbangan kependudukan melalui pelayanan keluarga berencana dan edukasi kepada masyarakat. Di Jawa Tengah, salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah Total Fertility Rate (TFR) yang berada pada kisaran 2,03. Indikator tersebut menjadi acuan dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Untuk memperluas akses layanan, Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah turut menghadirkan platform digital berupa website BahteraCinta.co.id. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus berkonsultasi secara daring dengan tenaga profesional, seperti dokter, psikolog, ahli gizi, dan konselor keluarga mengenai kesehatan reproduksi, persiapan pernikahan, pengasuhan anak, hingga persoalan keluarga lainnya.

Melalui transformasi Program Bangga Kencana, Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berharap masyarakat tidak lagi memandang keluarga berencana hanya sebagai upaya mengatur jumlah anak. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi langkah bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas, berketahanan, dan mampu melahirkan generasi unggul sebagai fondasi pembangunan Indonesia di masa depan. (Cicih)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....