Atasi Rasa Jenuh dan Bosan, Warga Binaan Lapas Semarang Sibukkan Diri di Pesantren
- 24 Jul 2026 18:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.id, Semarang - Berada didalam penjara sering membuat warga binaan merasa bosan. Untuk mengatasi hal tersebut, Lapas Kelas I Semarang menyelenggarakan bermacam kegiatan bermanfaat untuk dapat diikuti warga binaan.
Warga binaan Lapas Semarang yang berurusan dengan perkara penggelapan berhasil mengatasi rasa bosan dan jenuh saat menjalani hukumannya di dalam sel. Rizal, seorang pemuda berusia 23 tahun tersebut memutuskan mengikuti kegiatan pembinaan kepribadian yang diselenggarakan Lapas.
Setelah menjalani hukuman selama 2 tahun, ia memilih menyibukkan diri dengan mengikuti program pesantren dan belajar kesenian hadroh. Rizal merasa beruntung ketika masuk ke Lapas, mayoritas penghuni kamarnya memiliki minat musik yang sama dengannya.
Dari lingkungan penghuni kamar tersebut membuat ia semakin semangat belajar hadroh. “Karena setiap hari latihan hadroh, jadinya betah jalani pidana disini. karena pas latihan pagi waktunya berlanjut sampai malam”, kata Rizal, ditemui Kamis 23 juli 2026.
Dirinya menilai, belajar kesenian hadroh membuat rasa bosennya hilang sekejap, bahkan pikiran yang tadinya menumpuk bisa agak sirna. Bahkan Rizal sering dipilih untuk bermain hadroh untuk mengisi acara-acara penting di Lapas.
Ia menampilkan kesenian hadroh tersebut dengan percaya diri didepan banyak orang. “Senang juga apalagi saya juga penghafal Al-Qur’an lagi. Memang dulunya saya dari pesantren. Disini saya dapat memperdalam ilmu yang belum didapat sekaligus menyalurkan ilmu kepada santri yang lain,” ujarnya.
Selain semangat belajar hadroh, ia juga belajar ilmu fiqh di pesantren. Dari ketekunan tersebut, Rizal dipercayai untuk menjadi salah satu pengurus di masjid At Taubah Lapas Semarang.
Ia berharap dengan berperilaku baik di Lapas, berharap besar biaa mempercepat kebebasan di tahun depan.
“Saya aslinya Jatim, dulunya sempat kerja di Semarang Timur. Pas kerja di barbershop, saya kena kasus penggelapan. Sebetulnya uangnya diambil teman saya yang sudah kabur duluan, cuman saya akhirnya yang dikasuskan. Ini sudah jalan pidana dua tahun, tahun depan semoga bisa bebas bersyarat,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....