Hadapi Musim Kemarau, Perhutani Telawa Perkuat Pengawasan Pengelolaan Hutan
- 24 Jul 2026 10:33 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID – Boyolali – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa memperkuat pembinaan, monitoring, dan evaluasi bidang produksi serta agroforestry di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangrayung sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan, Kamis 23 Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program kerja, termasuk persiapan tanaman tahun 2026 dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), berjalan sesuai target.
Administratur KPH Telawa, Titus Aryanto, mengatakan pembinaan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan pemahaman teknis petugas di bidang produksi dan agroforestry. Menurutnya, memasuki musim kemarau seluruh petugas lapangan harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan di wilayah kerja masing-masing.
"Memasuki musim kemarau, kami berharap seluruh petugas lapangan siap mengantisipasi secara dini potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah kerja masing-masing. Kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian kawasan hutan," ujarnya melalui keterangan tertulis.
Selain kesiapsiagaan menghadapi karhutla, monitoring juga difokuskan pada evaluasi pelaksanaan pekerjaan di seluruh bidang agar tetap berjalan sesuai rencana. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk memastikan target pengelolaan hutan dapat tercapai secara optimal.
“Perhutani juga membahas kesiapan pelaksanaan tanaman tahun 2026, termasuk perkembangan pekerjaan di sejumlah petak wilayah BKPH Karangrayung serta persiapan persemaian bibit di Blok Karetan. Ketersediaan bibit berkualitas diharapkan mampu mendukung kelancaran kegiatan penanaman pada musim tanam mendatang,” katanya.
Sementara itu, Asper/KBKPH Karangrayung, Anggun, menilai pembinaan dari manajemen KPH Telawa memberikan arahan sekaligus motivasi bagi jajaran di lapangan untuk terus meningkatkan kualitas pekerjaan di bidang persemaian, tanaman, tebangan, maupun agroforestry. "Melalui pembinaan ini kami berharap kinerja seluruh pekerjaan, mulai dari persemaian, tanaman, tebangan hingga agroforestry di wilayah BKPH Karangrayung dapat terus meningkat," kata Anggun.
Ketua LMDH Jati Mas Desa Dempel, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Ahmad Sujadi, menyampaikan dukungan terhadap program pengelolaan hutan yang dijalankan Perhutani. Ia menegaskan masyarakat siap menjaga dan memelihara tanaman kehutanan sebagai bentuk komitmen dalam kemitraan yang telah terjalin.
"Dengan kemitraan kehutanan Perhutani yang sudah terjalin bisa meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat Desa Dempel, mengingat sebagian masyarakat menggantungkan pertanian di lahan kawasan hutan," ujar Ahmad Sujadi. Sinergi antara Perhutani, LMDH, dan masyarakat diharapkan semakin kokoh dalam mendukung pengelolaan hutan yang produktif, aman, lestari, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa sekitar hutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....