FKP PAPPERRIS: Komunitas Perkuat Peran RRI sebagai Media Publik
- 24 Jul 2026 08:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Forum Komunikasi Pendengar, Pemirsa, dan Pembaca Radio Republik Indonesia Semarang (FKP PAPPERRIS) menilai komunitas memiliki peran strategis dalam mendukung tugas LPP RRI sebagai media publik. Sinergi antara RRI dan komunitas dinilai mampu menghadirkan informasi yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas pemberitaan.
Hal tersebut mengemuka dalam dialog Ngobras Pro 1 – FKP PAPPERRIS di Studio Pro 1 RRI Semarang, Kamis23 Juli 2026 malam yang mengusung tema "Komunitas Sebagai Mitra Strategis". Dialog menghadirkan Ketua FKP PAPPERRIS FX Sumardiyono dan Anggota FKP PAPPERRIS R. Soejarto sebagai narasumber.
Ketua FKP PAPPERRIS, FX Sumardiyono, mengatakan setiap instansi, termasuk LPP RRI, membutuhkan mitra yang mampu saling melengkapi dan menguatkan dalam mencapai tujuan bersama. Menurutnya, kemitraan tidak cukup hanya berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga harus mampu mendorong keterlibatan masyarakat.
"Setiap instansi, termasuk RRI, harus memiliki mitra. Karena mitra itu bisa saling mengisi dan saling menguatkan dengan tujuan yang sama. Prinsipnya bukan hanya senang pada acaranya, tetapi bagaimana memberikan respons terhadap program yang disajikan," ujar Sumardiyono.
Ia menilai, tantangan yang dihadapi RRI saat ini adalah sebagian besar pendengarnya masih bersifat pasif. Selain itu, karakteristik pendengar di setiap segmen siaran juga berbeda sehingga diperlukan strategi penyiaran yang lebih tepat sasaran.
"Ini menjadi pekerjaan rumah bagi LPP RRI. Waktu penyelenggaraan dialog sebaiknya disesuaikan. Jangan pada jam-jam sibuk karena saat itu banyak pendengar yang pasif. Jika disiarkan pada waktu ketika pendengar lebih aktif, tentu partisipasi masyarakat akan meningkat," katanya.
Selain itu, Sumardiyono mengapresiasi langkah RRI Semarang, khususnya tim pemberitaan, yang mulai melibatkan berbagai komunitas dalam penyusunan agenda setting isu-isu aktual daerah. Menurutnya, keterlibatan komunitas akan memperkuat hubungan RRI dengan masyarakat sekaligus memperkaya perspektif pemberitaan.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga akan menghasilkan konten yang lebih beragam, baik untuk siaran terestrial, portal RRI.co.id, maupun media sosial. Dengan demikian, pola penyajian informasi tidak lagi hanya bersifat top down, tetapi juga berkembang menjadi bottom up, yakni berangkat dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
"Dengan keterlibatan komunitas dalam agenda setting, konten berita akan semakin bervariasi. Tidak lagi hanya top down, tetapi juga bottom up, sehingga isu yang diangkat benar-benar berasal dari masyarakat," ungkapnya.
Sumardiyono juga menilai selama ini pemberitaan masih didominasi kegiatan seremonial. Menurutnya, kehadiran komunitas dalam proses perencanaan liputan akan membantu RRI menghadirkan berita yang lebih substantif dan menyentuh persoalan nyata yang dirasakan masyarakat dari berbagai sudut pandang.
Sementara itu, Anggota FKP PAPPERRIS R. Soejarto mengatakan komunitas sebagai mitra strategis merupakan bentuk pendekatan kolaboratif yang menempatkan masyarakat bukan sekadar penerima manfaat, melainkan sebagai subjek aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi berbagai program pembangunan.
"Komunitas sebagai mitra strategis adalah pendekatan kolaboratif di mana masyarakat tidak hanya diposisikan sebagai penerima program, tetapi sebagai subjek aktif yang dilibatkan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi untuk mencapai tujuan bersama, seperti peningkatan literasi, kesehatan masyarakat, maupun pendidikan," kata Soejarto.
Ia berharap pola kemitraan tersebut terus dikembangkan melalui pendekatan pemberdayaan yang mampu meningkatkan kapasitas komunitas sehingga dapat mengedukasi masyarakat secara mandiri. Menurutnya, prinsip kesetaraan juga harus menjadi dasar kolaborasi, sehingga komunitas, praktisi, pemerintah, dan RRI memiliki posisi yang sejajar dalam pengambilan keputusan demi menghasilkan program yang lebih berdampak bagi masyarakat.( rilis)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....