Pemprov Jateng Percepat Revitalisasi SDN Tanggirejo Grobogan, Dana Cair Agustus

  • 24 Jul 2026 06:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Kabar baik datang bagi SD Negeri Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan bantuan revitalisasi untuk sekolah yang mengalami kerusakan berat itu ditargetkan mulai cair pada Agustus 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Pemprov Jawa Tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah. Proses percepatan bantuan kini memasuki tahap penandatanganan perjanjian kerja sama yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, mengatakan sekolah tersebut akan memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Pemprov Jateng juga turut memberikan dukungan agar proses perbaikan dapat segera terlaksana.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ikut membantu perbaikan gedung yang rusak. Kami juga sudah berkomunikasi dengan Kemendikdasmen melalui BBPMP Jawa Tengah, dan insyaallah sekolah ini akan mendapatkan bantuan revitalisasi. Minggu depan akan dilaksanakan perjanjian kerja sama,” kata Sadimin saat meninjau SDN Tanggirejo, Kamis 23 Juli 2026.

Menurut Sadimin, setelah kerja sama ditandatangani, dana bantuan ditargetkan cair pada Agustus 2026. Anggaran tersebut akan digunakan untuk merehabilitasi lima ruang kelas yang mengalami kerusakan.

“Insyaallah dana bulan Agustus cair, sehingga bangunan yang rusak bisa segera diperbaiki. Ada lima ruang kelas yang akan direhabilitasi,” ujarnya.

Peninjauan ke lokasi dilakukan atas arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk memastikan kondisi sekolah secara langsung. Kerusakan bangunan diketahui terjadi akibat faktor usia bangunan yang sudah tua dan serangan rayap.

Selama proses rehabilitasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap akan berjalan. Siswa akan menggunakan ruang kelas yang masih aman dan layak agar pembelajaran tidak terganggu.

“Anak-anak sementara belajar di ruangan yang masih aman dan layak digunakan, sehingga proses pembelajaran tetap berjalan,” kata Sadimin.

Selain mengawal percepatan revitalisasi, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan senilai Rp50 juta. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan penanganan sementara di lingkungan sekolah.

Sebelumnya, SDN Tanggirejo menjadi sorotan setelah sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan berat hingga sebagian bangunan roboh. Kondisi itu membuat kegiatan belajar mengajar harus dilakukan secara bergantian dengan memanfaatkan ruang kelas yang masih layak serta musala sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....