Sentuh Hati Orang Tua, Kegiatan Kinasih Rumah Difabel Latih Kemandirian Anak
- 23 Jul 2026 15:53 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID Semarang - Dampak positif dari berbagai kegiatan pengembangan diri Yayasan Kinasih Rumah Difabel di Kota Semarang menyentuh langsung kehidupan para orang tua penyandang disabilitas. Aktivitas rutin yang beragam terbukti mampu membangun rasa percaya diri, karakter, hingga kemandirian anak.
Salah seorang orang tua peserta, Lusia Tri Ariyani, mengatakan kegiatan yang diikuti anaknya cukup beragam. Menurutnya, peserta tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga memperoleh pembinaan yang mendukung perkembangan karakter.
"Di sini banyak kegiatannya, seperti memasak, melukis, mewarnai, menggambar, bernyanyi, angklung, bahkan ada pendalaman iman. Kebetulan anak saya beragama Katolik, jadi di sini sangat komplet," ujar Lusia saat ditemui, Kamis, 23 Juli 2026.
Ia mengaku melihat perubahan signifikan pada anaknya sejak mengikuti berbagai kegiatan tersebut. Perubahan itu tampak pada keberanian anak saat berinteraksi maupun saat mengikuti kegiatan bersama peserta lainnya.
"Banyak sekali perubahan yang terjadi pada anak saya. Dulu dia pemalu, sekarang sudah tidak. Dulu belum bisa memimpin doa, sekarang sudah bisa memimpin doa dan membawakan puji-pujian," katanya.
Melihat pentingnya manfaat tersebut, Pengurus Yayasan Kinasih Rumah Difabel, Mama Fran, menjelaskan tujuan dari program yang dijalankan. Menurutnya, wadah tersebut diperuntukkan bagi lulusan SMA penyandang disabilitas.
“Daripada hanya di rumah tanpa kegiatan yang dapat membuat mereka mudah emosional, di sini mereka bisa bergaul, bersosialisasi, mengembangkan potensi diri, serta dilatih menjadi lebih mandiri sebagai bekal masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, proses pembelajaran tidak menerapkan aturan yang kaku seperti di sekolah pada umumnya, namun tetap dilakukan dengan pendampingan dan arahan agar peserta dapat belajar, mengembangkan keterampilan, serta membentuk kemandirian.
“Melalui lingkungan belajar yang mendukung, serta sinergi dengan orang tua di rumah, kegiatan berkesinambungan ini diharapkan membuat penyandang disabilitas semakin mandiri. Mampu mengembangkan potensi, serta lebih percaya diri dalam berinteraksi dan berpartisipasi di tengah masyarakat,” ucapnya.( Taufiq Ardyan/Mg)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....