Dapur MBG Kembali Ngebul, Harga Pangan di Pekalongan Langsung Naik

  • 22 Jul 2026 10:44 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Harga Kebutuhan Pokok Kembali Naik
  • Program MBG Aktif
  • Harga Ayam potong dan telur naik

RRI.CO.ID, Pekalongan - Kembali beroperasinya dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027 memicu kenaikan harga sejumlah bahan pangan di Kabupaten Pekalongan. Komoditas telur ayam dan ayam potong menjadi yang paling terdampak dengan kenaikan hingga Rp2.000 per kilogram.

Aktivitas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kembali berjalan sejak hari pertama sekolah mulai memberi efek pada pasar tradisional. Permintaan bahan pangan yang meningkat membuat harga sejumlah kebutuhan pokok ikut terdongkrak.

Pantauan di Pasar Sragi, Kabupaten Pekalongan, Rabu 22 Juli 2026, menunjukkan harga telur ayam naik dari Rp25.000 menjadi Rp27.000 per kilogram. Sementara, harga daging ayam potong yang pekan lalu masih Rp38.000 per kilogram kini menembus Rp40.000 per kilogram.

Tak hanya itu, harga beras medium yang sebelumnya Rp14.500 per kilogram kini menjadi Rp15.000 per kilogram, dan minyak goreng curah naik dari Rp20.000 menjadi Rp21.000 hingga Rp22.000 per liter. Pedagang di Pasar Sragi, Duryati, mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak aktivitas sekolah dan dapur MBG kembali berjalan.

"Meningkatnya permintaan membuat pasokan di tingkat distributor ikut mengalami penyesuaian harga. Sejak sekolah masuk lagi dan dapur MBG mulai jalan, permintaan telur meningkat," ujar Duryati.

Kondisi serupa juga dirasakan pedagang sayuran di Pasar Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Udin. Ia mengaku sejumlah komoditas hortikultura mulai mengalami kenaikan harga karena permintaan dari penyedia katering MBG ikut meningkat setelah sempat turun selama dua pekan.

"Sepekan ini harga sayuran mulai naik lagi. Tepatnya sejak program MBG kembali jalan," katanya.

Meski kenaikan harga belum tergolong drastis, pedagang memperkirakan tren ini masih berpotensi berlanjut apabila permintaan bahan pangan untuk program MBG terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan. Mereka berharap pasokan dari produsen tetap terjaga agar lonjakan harga tidak semakin membebani masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....